JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Selasa (19/5/2026):
1. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Selasa 19 Mei 2026: Bangkit Tajam
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau bangkit tajam pada Selasa, 19 Mei 2026.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini melesat sebesar Rp 25.000 ke level ini. Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Selasa (19/5/2026) juga melejit.
Simak harga pecahan emas batangan – belum termasuk pajak – yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Selasa (19/5/2026) di sini.
2. Harga Emas Kata Pakar Bakal Bergerak ke Titik Ini
Kalangan pakar mengantisipasi harga emas dunia kembali terkoreksi dalam waktu dekat, sebelum meraih momentumnya ke titik rebound.
kata Kepala Pengembangan Bisnis di XS.com Simon-Peter Massabni mengatakan, harga emas tetap stabil sedikit di atas US$ 4.500 per troy ounce, mendekati level terendah yang tercatat sejauh ini di bulan Mei.
Massabni memprediksi harga emas akan menurun dalam jangka pendek ke level support US$ 4.538 per troy ounce hingga di bawah US$ 4.500 per troy ounce.
3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 19 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi dan Laku Emas pada Selasa pagi, 19 Mei 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Selasa (19/5/2026) di sini.
4. Arah Harga Emas, Ramalan Pakar
raders Union pada ulasannya Senin (18/5/2026) kemarin menaksir dalam jangka pendek, harga emas kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran volatilitas tipikal antara US$ 4.470 dan US$ 4.620.
Hal tersebut karena indikator teknikal yang menunjukkan kondisi jenuh jual dan level support kunci membatasi pergerakan lebih lanjut.
Jika harga berhasil menembus di atas US$ 4.620, aksi beli kembali (short covering) dapat mendorong pengujian resistensi terdekat.
5. Saham BUMI Anjlok, Aksi Jual Deras
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok pada sesi I perdagangan Selasa (19/5/2026).
Di sekitar pukul 11.29 WIB, saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini minus 5,84% ke Rp 194. Sudah sebanyak 3,36 miliar saham BUMI diperdagangkan, frekuensi 52.773 kali, dan nilai transaksi Rp 686 miliar.
Saham BUMI sempat menyentuh Rp 182 yang merupakan level terendahnya sepanjang tahun berjalan ini.