JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Jumat (26/6/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 26 Juni 2026, Cek Update-nya
Harga emas perhiasan terpantau kompak Naik di Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi, sedangkan Laku Emas stabil pada Jumat siang, 26 Juni 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar daftar emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Jumat (26/6/2026) di sini.
2. Harga Emas Antam (ANTM), UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian, Jumat 26 Juni 2026
Harga emas Antam (ANTM) terpantau stabil, sedangkan UBS dan Galeri 24 menguat di Pegadaian pada Jumat (26/6/2026).
Pegadaian menjual tiga jenis, yaitu Antam, UBS, dan Galeri 24, dengan beragam ukuran atau pecahan, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Simak harga pecahan emas batangan yang tercatat di Pegadaian hari ini, Jumat (26/6/2026) di sini.
3. Harga Minyak Melonjak, Selat Hormuz Memanas Lagi
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2% pada perdagangan Kamis (25/6/2026) setelah sebuah kapal kargo terkena proyektil di dekat Oman. Insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik US$ 1,52 (2,1%) ke level US$ 75,26 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat US$ 1,58 (2,3%) menjadi US$ 71,92 per barel.
Kenaikan harga terjadi setelah Organisasi Maritim Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (IMO) menghentikan sementara upaya pengawalan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Keputusan itu diambil menyusul laporan dugaan serangan terhadap sebuah kapal kargo di kawasan tersebut.
4. Saham TPIA Dilahap
Saham emiten konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melompat 5,29% ke Rp 1.890 pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Saham Chandra Asri dilahap asing.
Sebanyak 554,38 juta saham TPIA diperdagangkan, frekuensi 81.566 kali, dan nilai transaksi Rp 1,03 triliun. Investor asing membukukan net buy di saham ini sejumlah Rp 64,7 miliar. Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) bangkit setelah sempat terpuruk 12,44% pada Rabu (24/6/2026).
Pilarmas Investindo Sekuritas menyoroti saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan merekomendasikan buy saham itu untuk sesii II perdagangan Kamis (25/6/2026) kemarin.
5. Pakar Bocorkan Strategi Investasi Emas di Tengah Ancaman Koreksi
Prospek harga emas dunia dinilai masih dibayangi tekanan dalam beberapa bulan ke depan. Di tengah ancaman koreksi tersebut, analis komoditas sekaligus Co-Founder DeCarley Trading, Carley Garner, membagikan strategi investasi yang dinilai dapat dimanfaatkan investor ketika volatilitas pasar meningkat.
Meski harga emas masih membukukan kenaikan sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kinerjanya sejak awal 2026 telah berbalik negatif. Hingga akhir Juni, harga emas terkoreksi sekitar 6,8% secara year-to-date (YTD) setelah sempat mencetak rekor tertinggi di kisaran US$ 5.595 per ons troi pada Januari lalu.
Dikutip dari Kitco News, Garner memperkirakan, harga emas masih berpotensi melemah seiring menguatnya dolar Amerika Serikat (AS). Menurut dia, kebijakan Ketua The Fed Kevin Warsh yang berfokus mengurangi likuiditas di pasar berpotensi menjadi tantangan besar bagi reli emas.