Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 28 April 2026, Cek Update-nyaHarga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 28 April 2026, Cek Update-nyaHarga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 28 April 2026, Cek Update-nya

BERITA POPULER: Kilau Harga Emas Perhiasan hingga Saham BBCA Menyusut Drastis

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Rabu (3/6/2026):

1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 3 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan terpantau bertahan serentak di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA) dan Laku Emas pada Rabu pagi, 3 Juni 2026.

Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.

Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Rabu (3/6/2026) di sini. 

2. Penyusutan Besar-besaran di Saham BBCA

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan angka net sell investor asing yang menyusut drastis pada Selasa (2/6/2026) jadi tinggal Rp 35,17 miliar. Padahal di 29 Mei 2026, net sell investor asing di saham BBCA tembus Rp 1,96 triliun.

sehari sebelumnya, saham Bank Central Asia menguat 2,19% ke Rp 5.825. sebanyak 346,31 juta saham BBCA diperdagangkan, frekuensi 55.396 kali, dan nilai transaksi Rp 2,01 triliun.

Saham emiten bank swasta terbesar di RI BBCA berbalik arah dari perdagangan 29 Mei 2026 yang anjlok 4,60%, ada apa?

3. Harga Emas Bisa Balik Arah Karena Faktor Ini

Harga emas dunia terus mengalami pelemahan pada bulan Mei 2026, karena konflik di Iran mendukung imbal hasil dan dolar AS sekaligus mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga.

Namun, pakar memprediksi harga emas akan kembali didukung oleh sejumlah faktor, yaitukekhawatiran terkait lonjakan utang, risiko de-dolarisasi, inflasi yang tinggi, dan permintaan emas di antara bank-bank sentral yang stabil.

Dikutip dari Kitco News, Rabu (3/6/2026), kepala strategi komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen mencatat bahwa harga emas telah merosot untuk bulan ketiga berturut-turut pada Mei 2026. 

4. Saham BBCA Rontok Gara-gara Ini

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berbalik anjlok pada sesi I perdagangan Rabu (3/6/2026).

Di sekitar pukul 10.09 WIB, saham BBCA minus 3% ke Rp 5.650. Sudah sebanyak104,25 juta saham BBCA diperdagangkan, frekuensi 26.196 kali, dan nilai transaksi Rp 594,98 miliar.

Saham Bank Central Asia mengalami tekanan jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saat berita ini disusun, saham BBCA membukukan net sell Rp 229,6 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya, apa penyebabnya?

5. IHSG Ada Ramalan Baru, 8 Saham Dijagokan

BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun proyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) 2026 menjadi 7.200 dari sebelumnya 9.440. Meski demikian, 8 saham dijagokan, mulai dari BBCA, ANTM, TINS, hingga ICBP.

BRI Danareksa Sekuritas mengungkap strategi penempatan portofolio di tengah tingginya volatilitas pasar. Untuk rekomendasi overweight (OW) terbagi menjadi dua kelompok, apa saja?

Share