Di Bawah Panji Tradisi, Dandim 1206 Psb Tegaskan Komitmen Jaga Kota Kebanggaan Bumi Uncak Kapuas – Detiktoday.com

Di Bawah Panji Tradisi, Dandim 1206 Psb Tegaskan Komitmen Jaga Kota Kebanggaan Bumi Uncak Kapuas – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, KAPUAS HULU – Tepat 131 tahun menapaki sejarah, Kota Putussibau berdiri tegak di tepi Sungai Kapuas dengan kepala terangkat. Senin 1 Juni 2026, upacara Hari Jadi Kota Putussibau ke-131 berlangsung khidmat di Gedung Pelayanan Satu Atap Putussibau.

Ditengah gemuruh semangat warga, Komandan Kodim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, hadir memberi penghormatan sekaligus menegaskan janji pengabdian TNI untuk kota kebanggaan ini.

Hari itu Putussibau tidak sekadar merayakan angka usia. Ia merayakan luka, keringat, dan harapan yang dirajut generasi demi generasi. Dan di momen bersejarah itu, gedung baru yang akan menjadi denyut pelayanan masyarakat resmi dibuka. Sebuah babak baru dimulai.

*Upacara Khidmat, Tema Menggugah: “Kokoh Menjaga Tradisi, Harmonis Dalam Sinergi”*

Bendera Merah Putih berkibar perlahan pukul 08.00 WIB. Lapangan di depan Gedung Pelayanan Satu Atap berubah menjadi panggung sejarah. Barisan Forkopimda, kepala OPD, tokoh adat dengan baju kebesaran, tokoh agama, hingga warga biasa berdiri sejajar. Tidak ada sekat. Hanya ada satu nama yang menyatukan semua Putussibau.

Tema tahun ini “Kokoh Menjaga Tradisi, Harmonis Dalam Sinergi” terasa hidup. Tema itu bukan sekadar slogan di spanduk. Ia adalah cermin perjalanan 131 tahun Putussibau—kota yang lahir dari keberanian para pendahulu, tumbuh karena gotong royong, dan bertahan karena persatuan.

*Dua Momen, Satu Makna: HUT Kota dan Lahirnya Pusat Pelayanan Rakyat*

Puncak upacara tahun ini berbeda. Setelah penghormatan terakhir, Bupati bersama Forkopimda menggunting pita dan membuka tirai Gedung Pelayanan Satu Atap Putussibau.

Gedung megah itu akan menjadi rumah baru bagi seluruh layanan pemerintahan terpusat, cepat, dan berpihak pada rakyat.

Peresmian ini menjadi hadiah ulang tahun paling nyata untuk Putussibau. Hadiah bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan bekerja untuk warganya.

*Suara Komandan: “Kami Siap Mengawal Putussibau Maju”*

Di sela acara, Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menyampaikan pesan yang menggema. Bagi beliau, 131 tahun bukan sekadar angka di kalender.

“Peringatan Hari Jadi Kota Putussibau bukan hanya sekadar seremonial. Ini momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat pengabdian dalam membangun daerah,” ujarnya dengan nada tegas namun hangat.

Sebagai bagian dari Forkopimda, Dandim menegaskan komitmen Kodim 1206/Psb mengawal setiap program pembangunan daerah dan menjaga kondusifitas wilayah. Tujuannya satu agar rakyat Putussibau bisa bekerja, berdagang, menyekolahkan anak, dan bermimpi tanpa rasa takut.

“Di usia ke-131, Putussibau harus semakin berkembang. Menjaga nilai-nilai budaya warisan leluhur, sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh elemen. Karena hanya dengan sinergi, kemajuan itu nyata,” tegasnya.

*Refleksi 131 Tahun: Dari Tepian Kapuas Menuju Masa Depan*

Dikatakan Dandim, jika Sungai Kapuas bisa bicara, ia akan bercerita tentang Putussibau kecil yang dulu hanya dermaga dan rumah panggung.

“Kini, kota ini telah menjelma menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, dan denyut ekonomi perbatasan, “tuturnya.

Menurut Andreas, upacara ini menjadi ruang refleksi. Mengingat kembali perjuangan para pendahulu yang menebas hutan, membuka jalan, dan menanamkan nilai persaudaraan.

“Nilai itulah yang hari ini diwariskan lag bahwa Putussibau kuat bukan karena gedungnya, tapi karena hatinya yang bersatu, “tutup Dandim. (*)

Share