Detiktoday.com, TANAH DATAR – Diduga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M.A Ali Hanafiah S.M Batusangkar memiliki tunggakan besar, sehingga tidak mampu menyediakan obat bagi pasien. Akibatnya, sejumlah pasien mengeluhkan harus membeli obat ke apotek di luar rumah sakit dengan biaya sendiri.
Dugaan ini muncul setelah beberapa pasien mengaku diminta membeli obat di luar rumah sakit. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan, apakah rumah sakit tidak mampu menyediakan obat ataukah terdapat tunggakan pembayaran kepada perusahaan penyedia obat.
Salah seorang pasien berinisial B (63), yang enggan disebutkan namanya, mengaku kecewa karena tidak mendapatkan obat dari rumah sakit meski dirinya merupakan peserta BPJS.
“Kami pasien kurang mampu, berobat memakai kartu BPJS. Kami sangat kecewa karena disuruh membeli obat keluar,” ujarnya.
Terkait keluhan tersebut, awak media mencoba menghubungi Direktur RSUD M.A Ali Hanafiah, dr. Nurman, pada Selasa (26/5/2026) melalui pesan singkat WhatsApp.
Namun hingga berita ini diterbitkan, dr. Nurman belum memberikan jawaban. Pesan yang dikirim juga terlihat tidak aktif sementara.
Awak media sebelumnya meminta konfirmasi terkait keluhan pasien yang harus membeli obat di luar rumah sakit, termasuk mempertanyakan apakah RSUD tidak mampu menyediakan obat dan berapa besar dugaan tunggakan rumah sakit kepada perusahaan obat.
Sikap pihak rumah sakit yang belum memberikan tanggapan menimbulkan dugaan di tengah masyarakat bahwa RSUD mengalami kendala pembayaran kepada pemasok obat, sehingga pasien harus menanggung pembelian obat sendiri.