Harga Emas Siap Melaju Kencang ke Titik Ini

Emas Lagi-lagi Diburu

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com –  World Gold Council (WGC) mengungkapkan bahwa permintaan emas oleh bank-bank sentral global kembali meningkat pada Mei 2026, dengan pembelian mencapai level tertinggi kedua tahun ini.

“Bank sentral kembali dalam mode pembelian (emas) pada bulan Mei dan sedikit lebih bersemangat,” ungkap Kepala Riset Senior APAC di WGC, Marissa Salim, dikutip dari Kitco News, Sabtu (4/7/2026).

WGC melaporkan, data resmi terbaru menunjukkan cadangan bersih emas bank sentral global telah meningkat sebesar 41 ton pada Mei 2026.

Dilaporkan, Polandia kembali menjadi pembeli emas terbesar hingga 18 ton pada Mei 2026, diikuti oleh China sebesar 10 ton, sementara Uzbekistan dan Kazakhstan juga melanjutkan tren pembelian emas mereka baru-baru ini.

Polandia sendiri telah setelah mengumpulkan 64 ton cadangan emas di 2026, diikuti oleh Uzbekistan dengan 33 ton, China sebesar 25 ton, dan Kazakhstan sebesar 20 ton emas.

“Singapura juga kembali masuk dalam daftar pembeli, melaporkan pembelian bersih sebesar 4 ton, pembelian bersih bulanan pertamanya sejak September 2025,” ungkap Salim.

Sementara itu, pembelian emas oleh bank sentral China sebanyak 10 ton merupakan penambahan bulanan tertinggi sejak Desember 2024, dan mewakili pembelian bersih selama 20 bulan berturut-turut.

“Sepanjang tahun ini, China telah menambah 25 ton cadangan emasnya dan termasuk di antara tiga negara penambah emas terbesar tahun ini,” lanjutn Salim.

Cadangan emas resmi China telah mencapai 9% dari total cadangan atau sekitar 2.331 ton.

Sementara itu, WGC juga mencatat adanya aksi jual emas oleh bank sentral Turki sebesar 3 ton dan Rusia menjual 6 ton emas.

Salim mengungkapkan, meskipun harga emas mengalami penurunan tajam sejak konflik di Iran pecah, para bank sentral tetap melanjutkan peningkatan cadangan emas.

“Seperti yang dipublikasikan dalam Survei Cadangan Emas Bank Sentral kesembilan kami tahun 2026, 89% bank sentral memperkirakan cadangan emas global akan meningkat dalam 12 bulan ke depan. Sementara itu, rekor tertinggi 45% bankir sentral memperkirakan cadangan emas lembaga mereka akan meningkat selama 12 bulan ke depan,” paparnya.

Share