Gerakan Mahasiswa Murni dan Independen

Gerakan Mahasiswa Murni dan Independen

Share
Share

​Jakarta, Detiktoday.com  – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan komitmen partainya untuk selalu menghormati independensi gerakan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. 

Said meluruskan kabar yang beredar dan memastikan bahwa aksi demonstrasi yang digalang oleh aliansi BEM Bersatu merupakan murni gerakan moral mahasiswa, tanpa ada campur tangan atau mobilisasi dari pihak PDI Perjuamgan.

​Menurut Said, sesuai dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan selalu memosisikan diri untuk mendukung penuh hak konstitusional warga negara, sekaligus menjaga agar gerakan mahasiswa tetap berjalan alami sesuai idealismenya.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte

​”Dipastikan, PDI Perjuangan—sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum—tidak ada keterlibatan sama sekali dalam berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun aksi adik-adik mahasiswa baru-baru ini. Baik itu sebagai kader maupun sebagai anggota,” ujar Said dengan ramah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).

​Merespons perhatian publik terkait kehadiran beberapa tokoh seperti Andi Widjajanto di sekitar lokasi aksi, Said mengajak masyarakat untuk melihatnya dari sudut pandang yang positif sebagai bentuk kepedulian personal, bukan sebagai gerakan instruksi partai.

​”Tegas yang disampaikan Ibu (Megawati), karena itu bukan cara-cara PDI Perjuangan. Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak mengenai kehadiran Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan sebagai bentuk mobilisasi dari PDI Perjuangan,” ungkapnya bijak.

​Said juga memberikan tanggapan yang menyejukkan terkait spekulasi kepemilikan mobil Fortuner yang digunakan salah satu penggerak aksi, Tiyo Ardianto. Mobil tersebut diketahui terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang juga merupakan besan dari Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

​Bagi Said, hubungan kekeluargaan adalah hal yang indah dan humanis, sehingga tidak perlu ditarik ke ranah politik praktis.

​”Kalau ada hubungan besan atau keluarga, itu kan hal yang wajar dan tidak pada tempatnya untuk kita permasalahkan. Namun, kalau hal itu langsung dikait-kaitkan dengan kelembagaan partai, menurut hemat saya kurang pas (make sense) ya,” tutur Said sambil tersenyum.

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi

​Di akhir keterangannya, Said menyampaikan rasa kagum dan percayanya terhadap integritas mahasiswa Indonesia. Ia menilai mahasiswa saat ini sudah sangat cerdas dan memiliki prinsip kuat yang tidak bisa disetir oleh kepentingan politik mana pun.

​”Saya pastikan dan saya jamin bahwa PDI Perjuangan sangat menghargai proses demokrasi. Bagi kami, siapa pun yang berdemonstrasi, asal berjalan dengan damai, tidak merusak, dan murni menyuarakan aspirasi, itu adalah hal yang sah dan sangat baik,” jelasnya.

​Ia menutup dengan menegaskan bahwa ruang dialog dan penyampaian pendapat harus tetap tumbuh subur. 

“Mengorganisasi atau mengarahkan mahasiswa untuk berdemo itu di luar jangkauan kami. Lagipula, mahasiswa adalah kelompok intelektual yang memiliki pemikiran mandiri dan tidak bisa diperintah-perintah,” pungkas Said optimis.

Share