Harga Emas Berpeluang Bangkit, tapi Masih Dibayangi Tekanan Suku BungaHarga Emas Berpeluang Bangkit, tapi Masih Dibayangi Tekanan Suku Bunga

Harga Emas Berpeluang Bangkit, tapi Masih Dibayangi Tekanan Suku BungaHarga Emas Berpeluang Bangkit, tapi Masih Dibayangi Tekanan Suku Bunga

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.comHarga emas dunia diperkirakan bergerak fluktuatif pada pekan ini dengan kecenderungan menguat terbatas, di tengah optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan Iran dan penantian data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Harga emas hari ini terlihat stabil di level US$ 4.615,05 per ons troi saat berita ditulis.

Sedangkan pekan lalu, harga emas ditutup melemah setelah melalui periode volatil selama lima hari perdagangan. Tekanan jual sempat mendominasi di awal pekan sebelum harga kembali pulih menjelang akhir perdagangan.

Sentimen negatif juga diperkuat oleh sikap bank sentral AS yang cenderung hawkish, sehingga meredam harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Meski demikian, harga emas mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada akhir pekan lalu, didukung ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan potensi kesepakatan antara AS dan Iran.

Berdasarkan survei mingguan Kitco News, sentimen pasar mulai berbalik positif. Sekitar 50% analis di Wall Street memperkirakan harga emas akan menguat pekan ini, sementara 31% memproyeksikan penurunan, dan sisanya melihat pergerakan konsolidasi.

Di kalangan investor ritel (Main Street), optimisme juga terlihat dengan 46% responden memperkirakan harga emas naik, 30% turun, dan 24% memperkirakan bergerak sideways.

Presiden dan COO Asset Strategies International, Rich Checkan, menilai emas berpeluang menguat setelah tekanan jual yang dipicu kebijakan The Fed. “Saya memperkirakan akan ada kenaikan moderat, seiring ketegangan di Timur Tengah yang masih berlangsung,” ujarnya.

Tren Emas Naik

Share