Gelombang Besar Aksi Jual Emas

Harga Emas Naik, namun Terjebak Tren Turun MingguanHarga Emas Naik, namun Terjebak Tren Turun Mingguan

Share
Share

NEW YORK, Detiktoday.comHarga emas dunia ditutup naik pada perdagangan Jumat (24/4/2026), namun mencatat pelemahan mingguan pertama dalam lima pekan. Tekanan datang dari kekhawatiran inflasi yang masih bertahan serta ketidakpastian konflik Amerika Serikat (AS) – Iran yang terus membayangi pasar global.

Harga emas spot ditutup naik 0,34% menjadi US$ 4.721,15 per ons troi. Sebelumnya, harga sempat menguat lebih dari 1% dalam sesi perdagangan. Meski demikian, secara akumulatif dalam sepekan, emas terkoreksi lebih dari 2%.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup naik 0,03% ke level US$ 4.725,4 per ons troi.

Dikutip dari Reuters, logam mulia ini sempat tertekan sepanjang Maret akibat meningkatnya ketegangan perang AS–Iran yang memperkuat dolar AS serta memicu kekhawatiran inflasi global, sehingga menekan permintaan emas.

Dalam beberapa waktu terakhir, konflik tersebut relatif stagnan. Namun, Selat Hormuz, jalur minyak strategis dunia, masih ditutup, meskipun intensitas serangan militer mulai menurun. Kondisi ini membuat investor bergantung pada perkembangan berita serta pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kerap memicu volatilitas pasar.

“Pasar saat ini sangat digerakkan oleh berita karena ketidakpastian yang tinggi. Arah kabar terbaru cenderung mengarah pada potensi kesepakatan damai dengan Iran, sehingga sentimen pasar sedikit membaik,” ujar Senior Market Strategist RJO Futures Daniel Pavilonis.

Tekanan Harga Minyak

Share