Kubu Raya, Detiktoday.com – Kabupaten Kubu Raya kembali dipercaya menerima sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia pada Iduladha 1447 Hijriah.
Penyembelihan sapi bantuan presiden (banpres) tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Isra, Kompleks Kantor Bupati Kubu Raya, pada Rabu (27/5).
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena sapi banpres tahun ini murni berasal dari peternak lokal Kubu Raya.
Baca: Ini 8 Misi Gerak Cepat Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD
Menurutnya, hal ini menjadi bukti konkret bahwa kualitas peternakan daerah telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, ini tahun kedua kita menerima sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden. Kebanggaan tersendiri bagi kita karena sapi yang dipilih dan dipotong ini merupakan sapi asli dari Kubu Raya,” ujar Sujiwo usai menyaksikan prosesi penyembelihan.
Sujiwo menilai, masuknya sapi lokal dalam program kepresidenan merupakan peluang sekaligus tantangan besar bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor peternakan secara berkelanjutan.
“Kubu Raya ini adalah pusat ternak, mulai dari kambing, sapi, hingga ayam. Keberhasilan ini menjadi tantangan bagi dinas peternakan untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan yang intensif kepada para peternak kita,” tegasnya.
Pada Iduladha tahun ini, total hewan kurban yang berhasil dihimpun mencapai 23 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari bantuan Presiden, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang disalurkan langsung kepada masyarakat.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Demokrasi Harus Dirawat Dengan Baik!
Agar momentum ini terus berlanjut, Sujiwo meminta dinas terkait untuk bergerak aktif memberikan penyuluhan serta menyalurkan bantuan stimulus bagi para peternak di lapangan. Ia berharap, peningkatan kualitas ini membuat Kubu Raya langganan mendapat kepercayaan serupa di masa depan.
“Mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Kubu Raya masih bisa mendapatkan ‘hadiah’ dari Pak Presiden maupun Pak Gubernur untuk kita distribusikan kepada masyarakat,” harapnya.
Di akhir penyataannya, Sujiwo menegaskan bahwa sapi banpres ini adalah simbol pertumbuhan potensi lokal. Ia berpesan agar di tengah meningkatnya jumlah hewan kurban setiap tahun, semangat gotong royong dan pemberdayaan peternak daerah harus tetap menjadi pilar utama.