Kabar Tak Sedap bagi Pasar EmasKabar Tak Sedap bagi Pasar Emas

Kabar Tak Sedap bagi Pasar EmasKabar Tak Sedap bagi Pasar Emas

Share
Share

MUMBAI, Detiktoday.com – Impor emas India pada April 2026 diperkirakan anjlok ke level terendah dalam hampir 30 tahun terakhir. India merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia.

Anjloknya impor emas India dipicu oleh kebijakan pajak mendadak yang membuat bank-bank menghentikan pengiriman logam mulia ke negara tersebut.

Dikutip dari Reuters, berdasarkan sumber dari industri dan pemerintah, impor emas India bulan lalu hanya mencapai sekitar 15 ton, jauh di bawah rata-rata bulanan sebelumnya.

Sekretaris India Bullion and Jewellers Association, Surendra Mehta mengatakan bahwa bank yang selama ini menjadi importir utama emas olahan, terpaksa menghentikan pengiriman setelah otoritas bea cukai mulai memberlakukan pajak barang dan jasa terintegrasi (IGST) sebesar 3%.

“Sejak awal bulan, bank tidak melakukan clearance emas dari bea cukai karena adanya tuntutan pajak tersebut,” ujarnya.

Padahal, sejak penerapan IGST pada 2017, bank-bank yang mengimpor emas mendapatkan pengecualian dari pungutan tersebut. Namun, kebijakan terbaru muncul setelah adanya keterlambatan penerbitan aturan resmi pemerintah terkait izin impor bullion oleh bank.

Seorang pejabat pemerintah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, hampir tidak ada emas yang keluar dari bea cukai sepanjang April. Hanya sebagian kecil yang masuk melalui India International Bullion Exchange (IIBX).

Sebagai perbandingan, India mengimpor sekitar 35 ton emas pada April 2025, dengan rata-rata bulanan mencapai 60 ton sepanjang tahun fiskal sebelumnya hingga Maret. Penurunan drastis ini bahkan disebut sebagai yang terendah dalam tiga dekade terakhir, di luar periode pandemi COVID-19 pada 2020.

Nilai impor emas India pada April juga merosot tajam menjadi sekitar US$ 1,3 miliar, jauh di bawah rata-rata bulanan sekitar US$ 6 miliar pada tahun fiskal sebelumnya.

Pasokan Tertahan

Share