JAKARTA, Detiktoday.com – Keputusan penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market memang menghilangkan kekhawatiran terburuk pasar dalam jangka pendek. Namun, keputusan tersebut belum sepenuhnya menghapus ketidakpastian. Sebab, MSCI masih membuka peluang untuk menurunkan status Indonesia menjadi Frontier Market apabila implementasi reformasi pasar modal dinilai belum menunjukkan kemajuan yang memadai, hingga evaluasi berikutnya pada November 2026.
Hal ini pun direspon negatif oleh investor, di tengah minimnya katalis positif di bursa, yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Rabu (24/06/2026). Tercatat IHSG ditutup melemah di level 5.883,8 (3,5%), setelah sempat dibuka di teritori positif.