WASHINGTON, Detiktoday.com – Presiden FIFA Gianni Infantino mengonfirmasi dirinya bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, akan menghadiri langsung pertandingan final Piala Dunia 2026. Tidak hanya sekadar menonton, keduanya dijadwalkan naik ke podium untuk menyerahkan trofi berlapis emas tersebut kepada tim juara secara bersama-sama.
“Kami akan berada di sana bersama Presiden (Trump), menikmati pertandingan final yang luar biasa, dan tentu saja menyerahkan trofi kepada sang pemenang secara bersama-sama,” ungkap Infantino sebagaimana dikutip Associated Press, Rabu (24/6/2026).
Piala Dunia 2026 mencetak sejarah baru sebagai turnamen pertama yang memperluas format kompetisi dengan melibatkan 48 tim nasional. Edisi kali ini juga menjadi sangat unik karena diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga negara tuan rumah di Amerika Utara, yaitu AS, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen akbar yang mempertemukan talenta-talenta sepak bola terbaik dunia ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Sementara itu, partai puncak yang paling dinantikan bakal digelar di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026.
Lonjakan Harga Tiket Final yang Fantastis
Antusiasme pencinta sepak bola untuk menyaksikan laga final ini terbukti sangat masif, yang berdampak langsung pada meroketnya harga tiket di pasaran.
Berdasarkan laporan AP, berikut adalah rincian harga tiket Piala Dunia 2026:
– Tiket Termurah Fase Grup: Dijual mulai dari US$ 140 (sekitar Rp 2,5 juta).
– Tiket Pertandingan Final: Awalnya dipatok pada harga US$ 8.580 (sekitar Rp 154 juta), namun melonjak tajam hingga menyentuh angka US$ 10.990 (sekitar Rp 197,4 juta) pada Mei 2026.
Meskipun harga tiket final menyentuh angka yang tinggi, permintaan dari fans fanatik dari berbagai belahan dunia diprediksi tetap akan membuat Stadion MetLife terisi penuh oleh penonton.
Piala Dunia 2026 menandai kembalinya turnamen sepak bola terbesar di dunia ke Amerika Serikat setelah terakhir kali menjadi tuan rumah tunggal pada edisi 1994. Struktur kompetisi kali ini mengalami perombakan besar-besaran oleh FIFA demi memperluas jangkauan global, dari yang sebelumnya hanya diikuti oleh 32 tim sejak Prancis 1998, kini menjadi 48 tim.
Penambahan ini otomatis menambah jumlah total pertandingan dan durasi turnamen, yang pada gilirannya mendongkrak nilai hak siar, sponsor, serta pendapatan tiket.
Pemilihan Stadion MetLife di New Jersey sebagai lokasi final juga menggeser dominasi stadion-stadion megah di Los Angeles atau Dallas yang sempat menjadi kandidat kuat. Di sisi lain, keterlibatan aktif Donald Trump selaku kepala negara tuan rumah utama menegaskan pentingnya ajang ini secara geopolitik dan ekonomi bagi AS.
Lonjakan harga tiket yang fantastis merefleksikan tingginya inflasi industri hiburan olahraga, sekaligus membuktikan bahwa sepak bola telah menjelma menjadi komoditas premium yang sangat bernilai tinggi di pasar Amerika Utara.