Kurangi Impor Kedelai, Panglima TNI Dorong Perluasan Lahan

Kurangi Impor Kedelai, Panglima TNI Dorong Perluasan Lahan

Share
Share

 

 

NGANJUK || Detiktoday.com – Peningkatan produksi pangan, khususnya komoditas kedelai, memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Hal ini penting mengingat Indonesia hingga saat ini masih menghadapi ketergantungan terhadap impor kedelai.

 

“Volume impor kedelai mencapai 2,65 juta ton sepanjang tahun 2025 dan Amerika Serikat menjadi pemasok terbanyak,” kata Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan sambutan pada acara panen raya kedelai di Desa Ngundikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (14/5/2026).

 

Menurutnya, kegiatan panen raya kedelai tersebut memiliki tujuan strategis untuk mengurangi ketergantungan impor secara bertahap, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

 

Program penanaman kedelai di Kabupaten Nganjuk dilaksanakan di tiga kecamatan dengan total luas lahan mencapai 2.300 hektare dan estimasi hasil panen sekitar 3.400 ton. Adapun rinciannya, Kecamatan Rejoso seluas 1.110 hektare dengan estimasi hasil 1.665–1.887 ton, Kecamatan Bagor seluas 510 hektare dengan estimasi produksi 765–867 ton, serta Kecamatan Wilangan seluas 380 hektare dengan potensi hasil 570–646 ton.

Share