JAKARTA, Detiktoday.com — Konflik geopolitik yang terus bereskalasi beberapa bulan terakhir, ketidakpastian ekonomi global, arah tingkat suku bunga yang belum sepenuhnya stabil, serta volatilitas berbagai instrumen keuangan membuat emas kembali dilirik. Rangkaian situasi tersebut menegaskan posisi emas sebagai safe haven di tengah berbagai guncangan ekonomi dan geopolitik global.
Di Indonesia, kecenderungan masyarakat untuk melindungi nilai atas kekayaan dan berinvestasi masih bertumpu pada emas secara fisik. Sementara, dalam lanskap keuangan global, terdapat instrumen penting yang turut mendorong arus dana investor ke emas dan ikut mengerek harganya menembus posisi all time high beberapa bulan terakhir, yaitu Exchange Traded Fund (ETF) Emas.