PDI Perjuangan Tak Ambil Pusing Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Guntur Romli: Hanya Drama Sinetron

PDI Perjuangan Tak Ambil Pusing Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Guntur Romli: Hanya Drama Sinetron

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – PDI Perjuangan tidak khawatir dengan agenda keliling Indonesia yang tengah dilakukan oleh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli meyakini pergerakan tersebut tidak akan memberikan pengaruh politik apa pun terhadap PDI Perjuangan.

Guntur bahkan menyinggung status hukum dan politis Jokowi yang sudah bukan lagi bagian dari partai berlogo banteng moncong putih tersebut.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

“Saya sangat yakin tidak ada pengaruh sama sekali. Jokowi itu sudah dipecat dari PDI Perjuangan secara tidak terhormat, termasuk Gibran dan Bobby. Masyarakat sudah tahu alasannya,” ujar Guntur saat dihubungi, Jumat (29/5).

Selain itu, Guntur mengungkit kembali momen ketika Jokowi memberikan dukungan masif kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat masih menjabat sebagai kepala negara. 

Menurutnya, dukungan tersebut terbukti tidak memberikan dampak elektoral yang signifikan.

“Secara logika sederhana saja, waktu Jokowi menjabat sebagai Presiden pun tidak mampu meloloskan PSI ke parlemen, apalagi sekarang saat sudah tidak menjabat apa-apa,” tuturnya.

Ia menilai, agenda kunjungan Jokowi ke berbagai daerah saat ini tidak lebih dari sekadar aksi sosial demi konten media sosial dan penuh dengan gimik politik.

Baca: Ganjar Beri Kunci Untuk Dapatkan Pekerjaan Bagi Generasi Muda

“Paling dia keliling Indonesia cuma bagi-bagi sembako dan amplop saja. Buat konten di media sosial dia saja itu,” imbuh Guntur.

Lebih lanjut, Guntur menganggap rangkaian perjalanan mantan Wali Kota Solo tersebut hanya akan memunculkan drama politik baru di tengah masyarakat.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari Jokowi yang jalan-jalan ke seluruh pelosok Indonesia. Kita hanya akan menyaksikan drama sinetron ‘sen kiri belok kanan’ ala Jokowi,” pungkasnya.

Share