JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas di salah satu pasar logam mulia terbesar di dunia diperdagangkan dengan diskon besar minggu ini, karena volatilitas harga yang tinggi dan permintaan yang terus melemah.
Sementara itu, permintaan emas di China diimbangi dengan peningkatan cadangan emas bulanan terbesar dalam lebih dari 2,5 tahun pada Juni 2026.
Dikutip dari Kitco News, Sabtu (11/7/2026) harga emas domestik di India juga diperdagangkan sekitar 144.800 rupee per 10 gram pada hari Jumat, setelah naik menjadi 148.069 minggu lalu.
“Para pembeli sekarang menunggu penurunan harga yang lebih besar sebelum melakukan pembelian,” kata seorng pemilik perusahaan grosir emas Chenaji Narsinghji yang berbasis di Mumbai, Ashok Jain.
Para pedagang emas lokal di India kini menawarkan diskon hingga US$ 19 per ons di atas harga domestik resmi minggu ini, termasuk pajak impor 15% dan pajak penjualan 3%, dibandingkan dengan premi hingga US$ 5 per ons dan diskon hingga US$ 7 per ons seminggu sebelumnya.
“Pembelian ritel telah melambat, dan sebagian besar transaksi sekarang adalah pertukaran perhiasan lama dengan yang baru. Akibatnya, para penjualan perhiasan tidak perlu lagi menambah persediaan dengan membeli emas dari bank,” kata seorang pedagang emas batangan yang berbasis di Mumbai dari sebuah bank swasta.
Sedangkan di China, emas batangan diperdagangkan dengan diskon antara US$ 1 hingga premi US$ 5 per ons terhadap harga spot patokan global, dibandingkan dengan minggu lalu, ketika diperdagangkan pada harga par hingga diskon US$ 2.
“Bank sentral China menambahkan 480.000 ons emas pada bulan Juni, memperpanjang tren pembeliannya menjadi 20 bulan dan meningkatkan cadangan emas menjadi 75,44 juta ons. Pembelian kontra-siklik ini membantu menstabilkan harga,” kata Bernard Sin, direktur regional Greater China di MKS PAMP.