Detiktoday.com, KAPUAS HULU – Di beranda terdepan Nusantara, di mana Merah Putih berkibar berbatasan dengan negeri jiran, komitmen menjaga kedaulatan kembali diteguhkan. Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, beserta rombongan menjejakkan langkah di Marshaling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 927/Uncak Kapuas, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (7/5/2026).
Langkah strategis sang Panglima ke tanah Kapuas Hulu ini dikawal langsung oleh Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro.
Peninjauan ini menjadi denyut penting dalam rangkaian kunjungan kerja, memastikan setiap sudut pangkalan dan fasilitas pendukung Yonif TP 927/Uncak Kapuas tegak dalam kesiapan.
*Menakar Denyut Pembangunan di Garis Depan*
Begitu tiba di _Marshaling Area_, Pangdam XII/Tanjungpura disambut paparan terperinci dari Dansyonif TP 927. Dipetakan dengan jelas kondisi kawasan, kesiapan sarana dan prasarana, hingga napas pembangunan yang terus berdetak.
Yonif TP 927/Uncak Kapuas bukan sekadar satuan baru. Ia adalah tunas kekuatan yang disemai untuk dua amanah mulia menjadi perisai kedaulatan sekaligus suluh pembinaan teritorial di perbatasan RI-Malaysia.
Dengan tatapan tajam penuh ketegasan, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan Yonif TP ini harus segera siap operasional.
“Kesiapan pangkalan, personel, dan materil wajib dikebut. Kehadiran kalian di sini adalah urat nadi bagi tegaknya stabilitas keamanan wilayah perbatasan.”tutur sang jenderal.
*Janji Kodim 1206: Menjadi Bapak Asuh bagi Satuan Muda*
Dari rahim satuan kewilayahan, lahir dukungan yang tulus. Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menegaskan, segenap jajaran Kodim berdiri tegak mendukung tumbuhnya Yonif TP 927/Uncak Kapuas.
Sinergi antara Kodim sebagai pembina wilayah dengan Yonif TP sebagai ujung tombak tempur diyakini akan merajut benteng pertahanan yang kokoh, sekaligus menguatkan pembinaan teritorial di Bumi Uncak Kapuas.
“Kami siap mengawal seluruh program dan kebijakan pimpinan demi kesiapan Yonif TP 927/Uncak Kapuas. Kodim 1206/Psb akan menjadi bapak asuh yang baik, memastikan satuan muda ini tumbuh tangguh dan berwibawa dalam tugas di perbatasan,” ucap Dandim dengan penuh keyakinan.
*Dua Amanah di Satu Pundak: Pertahanan dan Kesejahteraan*
Pangdam XII/Tpr menggarisbawahi bahwa Yonif TP 927/Uncak Kapuas mengemban dharma ganda di tanah perbatasan. Di satu sisi, ia adalah tameng hidup penjaga kedaulatan.
Di sisi lain, ia adalah sahabat rakyat yang menggerakkan roda pembinaan teritorial dan akselerasi pembangunan demi senyum sejahtera warga tapal batas.
Langkah Pangdam dan rombongan kemudian menyisir setiap titik di area marshaling, menakar satu per satu fasilitas. Memastikan semua berdiri sesuai marwah, layak menjadi rumah bagi para penjaga ibu pertiwi.
“Melalui pengecekan langsung ini, kita dorong agar pembangunan Mako Yonif TP 927/Uncak Kapuas kian berpacu. Harapannya, satuan ini segera operasional penuh, menjadi garda terdepan menjaga kehormatan NKRI,” tutup Pangdam.
*Suara dari Satuan Muda: Kebanggaan dan Pesan Sang Jenderal*
Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan 927/Uncak Kapuas, Letkol Inf Jamrizal, menuturkan rasa syukurnya. Ia berterima kasih kepada seluruh stakeholder di Kapuas Hulu atas dukungan dan support dalam menyambut kunjungan Pangdam XII/Tpr.
“Ini sebuah kebanggaan besar. Yonif TP 927/UK adalah satuan paling muda di Kapuas Hulu, dan kunker ini adalah wujud nyata pembinaan Panglima kepada kami,” tutur Danyon.
Ia pun menyampaikan pesan sang Jenderal kepada prajuritnya pelihara kekompakan yang telah terbina, hindari pelanggaran sekecil apa pun bagai menjaga bara di dada, dan junjung tinggi nama baik satuan.
“Sebab dari tanah perbatasan inilah nama Indonesia dijaga dan dipertahankan, “tutup Danyonif. (*)