Harga Emas Menguat, Berpeluang Menuju US$ 5.005 per Ons Troi

Harga Emas Berbalik Lesu di Tengah Ketidakpastian Timur TengahHarga Emas Berbalik Lesu di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah

Share
Share

NEW YORK, Detiktoday.com Harga emas dunia sempat menguat pada perdagangan Kamis (7/5/2026) di tengah optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga akhir perdagangan dan harga emas akhirnya ditutup melemah tipis.

Dikutip dari Reuters, harapan meredanya konflik di Timur Tengah sempat meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi dan prospek suku bunga tinggi berkepanjangan.

Harga emas ditutup melemah 0,08% ke level US$ 4.687,24 per ons troi. Padahal di awal perdagangan, harga emas spot sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan. Namun menjelang penutupan pasar, penguatan mulai terbatas seiring kembali naiknya harga minyak dunia dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Sementara itu, emas berjangka AS justru ditutup menguat tipis 0,04% ke level US$ 4.696 per ons troi.

Senior Market Strategist RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, pelaku pasar saat ini masih fokus mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

“Jika gencatan senjata bertahan dan perang dapat diakhiri, serta aktivitas perdagangan kembali normal dengan Selat Hormuz tetap terbuka, harga emas berpotensi menembus US$ 5.000 per ons troi,” ujar Haberkorn.

Sumber dan pejabat terkait menyebutkan AS dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan sementara untuk menghentikan konflik. Meski demikian, sejumlah isu penting disebut masih belum menemukan titik temu.

Sentimen pasar kembali berubah setelah muncul laporan bahwa Iran tidak akan mengizinkan AS membuka kembali Selat Hormuz melalui skema yang dianggap “tidak realistis”. Laporan tersebut disampaikan Wall Street Journal dengan mengutip media pemerintah Iran, Press TV.

Harga Minyak Naik

Share