Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai upaya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Bhakti Bapak Emak, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, yang dihadiri masyarakat dari berbagai elemen.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Persatuan, gotong royong, dan saling menghormati harus terus dijaga agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan,” kata Sadarestuwati, dikutip Kamis (4/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sadarestuwati menjelaskan Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi, derasnya arus media sosial, hingga munculnya berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan menjadi langkah penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu perpecahan.
Politisi senior PDI Perjuangan tersebut menambahkan keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang, menurutnya, bukanlah alasan untuk saling berseberangan, melainkan modal penting untuk memperkuat persaudaraan nasional.
Dalam kesempatan itu, Sadarestuwati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing. Ia menilai nilai-nilai kebangsaan akan semakin kokoh apabila ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga komunitas sosial yang lebih luas.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada 17 Maret 2026 tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para peserta tampak aktif mengikuti pemaparan materi dan berdialog mengenai berbagai tantangan kehidupan berbangsa di era modern.
Pemilihan Pondok Pesantren Bhakti Bapak Emak sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, karakter, serta semangat cinta tanah air kepada masyarakat.
Pengasuh Pondok Pesantren Bhakti Bapak Emak menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia.
Melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika semakin kuat sehingga mampu menjadi benteng dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan bangsa yang berkelanjutan.