JAKARTA, Detiktoday.com – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dijadwalkan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Rabu (29/4/2026) di Jakarta Selatan dan secara elektronik mulai pukul 14.00 WIB.
Rapat terdiri dari 10 mata acara, di antaranya persetujuan penggunaan laba bersih, persetujuan atas rencana buyback saham, dan perubahan susunan pengurus perseroan.
“Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 22 juncto Pasal 27 Anggaran Dasar Perseroan serta (ii) Pasal 70 dan Pasal 71 UUPT, penggunaan laba bersih perseroan diputuskan dalam RUPS,” jelas direksi Bank Mandiri (BMRI) dalam pemanggilan RUPST beberapa waktu lalu.
Sebelumnya diberitakan, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan lebih condong untuk ‘mengembalikan’ modal lebih banyak ke pemegang saham, mengindikasikan bahwa dividend payout ratio BMRI berpotensi di kisaran yang lebih tinggi.
Guidance rasio pembayaran dividen Bank Mandiri (BMRI) berkisar 70-80%, namun keputusan akhir tetap berada pada pemegang saham. Hal itu diungkapkan BMRI dalam Closed Door Meeting (CDM) Stockbit Sekuritas dengan BMRI pada Senin (30/3/2026).
“Dengan asumsi payout ratio 80%, dividen final BMRI tahun buku 2025 mencapai Rp 383 per saham,” tulis Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren dalam catatannya, Selasa (31/3/2026).
Saham Bank Mandiri sendiri ditutup di level Rp 4.430 pada perdagangan Selasa (28/4/2026). Dengan asumsi-asumsi di atas, maka potensi yield dividen final BMRI bisa-bisa 8,6%.