Harga Emas Menguat, Berpeluang Menuju US$ 5.005 per Ons Troi

Target Emas US$ 5.200 Dikepung Risiko Besar, Ini Bocoran Morgan StanleyTarget Emas US$ 5.200 Dikepung Risiko Besar, Ini Bocoran Morgan Stanley

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Morgan Stanley menilai, harga emas masih memiliki peluang untuk mencapai level US$ 5.200 per ons troi pada 2026. Namun, target tersebut dinilai tidak mudah tercapai tanpa dukungan arus masuk dana yang kuat ke exchange-traded fund (ETF) emas.

Harga emas hari ini terlihat menguat tipis 0,03% ke level US$ 4.192,92 per ons troi saat berita ditulis. Pada perdagangan Senin (22/6/2026), harga emas spot ditutup naik 0,75% menjadi US$ 4.191,43 per ons troi. Sebelumnya, emas sempat jatuh ke level terendah sejak 11 Juni.

Dikutip dari Kitco News, Selasa (23/6/2026), dalam riset terbarunya, analis komoditas Morgan Stanley menyebutkan bahwa meski prospek jangka panjang emas masih positif, pergerakan harga sangat bergantung pada dinamika arus dana ETF, ekspektasi suku bunga, serta imbal hasil riil di Amerika Serikat (AS).

Menurut mereka, pembelian emas oleh bank sentral diperkirakan tetap berlanjut. Namun, faktor penentu utama untuk mendorong harga ke level lebih tinggi adalah kembalinya minat investor melalui ETF, yang sangat sensitif terhadap arah kebijakan Federal Reserve (The Fed), pergerakan dolar AS, dan real yield.

“Komponen yang hilang adalah permintaan ETF, yang kemungkinan tetap sensitif terhadap jalur The Fed, real yield, dan dolar,” tulis analis Morgan Stanley dalam catatan risetnya.

Sikap The Fed

Share