Zona KHAS Karangkamulyan Resmi Dibuka, Dorong UMKM Kuliner Ciamis Tembus Pasar Lebih Luas – Detiktoday.com

Zona KHAS Karangkamulyan Resmi Dibuka, Dorong UMKM Kuliner Ciamis Tembus Pasar Lebih Luas – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Tasikmalaya resmi meluncurkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Rest Area Karangkamulyan, Jumat (5/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pembukaan JAZIRAH (Jalinan Sinergis Ekonomi Syariah) Priangan Timur x Ciamis Creative Expo (CCE) 2026 yang digelar sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH RI, Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Kepala BPJPH Jawa Barat, Ketua Dekranasda Kabupaten Ciamis, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengatakan peluncuran Zona KHAS merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha kuliner sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk makanan.

Menurut Herdiat, keberadaan sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen, khususnya bagi wisatawan dan pengguna jalan yang singgah di Kabupaten Ciamis.

“Dengan adanya sertifikasi halal, masyarakat maupun pendatang tidak perlu ragu lagi menikmati kuliner yang tersedia di kawasan ini karena telah memiliki jaminan kehalalan yang jelas dan terpercaya,” ujar Herdiat.

Ia menegaskan, potensi kuliner lokal Ciamis memiliki peluang besar untuk berkembang apabila dibarengi dengan peningkatan kualitas produk, inovasi usaha, serta dukungan berbagai pihak.

Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Tasikmalaya yang selama ini aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Ciamis.

“Berkat dukungan Bank Indonesia, banyak UMKM di Ciamis yang mampu meningkatkan kualitas produknya dan memperluas jangkauan pasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri, menyebut Kabupaten Ciamis memiliki modal kuat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Menurutnya, keberadaan UMKM yang produktif, lingkungan pesantren yang berkembang, serta potensi budaya dan pariwisata menjadi fondasi penting dalam membangun industri halal yang berkelanjutan.

Laura menjelaskan, Zona KHAS Karangkamulyan merupakan kawasan wisata kuliner halal pertama di Jawa Barat yang berada di luar kawasan jalan tol.

“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis sekaligus contoh nyata kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Zona KHAS Karangkamulyan sendiri merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Bank Indonesia Tasikmalaya, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, BPJPH, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Keberadaan kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan kuliner halal unggulan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis UMKM dan ekonomi syariah di Kabupaten Ciamis.

Share