JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (19/4/2026):
1. Pasar Emas Lagi-lagi Kehabisan Tenaga
Pasar emas di Asia kembali melihat permintaan yang lemah, imbas tingginya harga emas domestik di sejumlah negara.
Permintaan emas di India, yang dikenal sebagai negara konsumen emas terbesar kedua di dunia, dilaporkan relatif rendah minggu ini, karena harga emas domestik yang tinggi menekan pembelian ritel menjelang perayaan festival Akshaya Tritiya.
Akshaya Tritiya dikenal sebagai festival pembelian emas terbesar kedua setelah Dhanteras, di mana membeli emas dianggap membawa keberuntungan.
2. Cobaan bagi Saham BBRI
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI kembali menjadi saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir atau selama 13-17 April 2026.
Net sell asing pada saham BBRI merupakan yang terbesar, diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Secara umum, dalam sepekan terakhir atau periode 13-17 April 2026, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,7 triliun di seluruh pasar BEI. Ini melanjutkan pekan sebelumnya yang juga net sell senilai Rp 3,3 triliun.
3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 19 April 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Minggu pagi, 19 April 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Minggu (19/4/2026) di sini.
4. Siap-siap IHSG, Ada Peristiwa Penting, Fokus Saham Ini Saja
Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi berkonsolidasi pada kisaran 7.750-7.700 pada perdagangan Senin (20/4/2026). Para pemodal bisa fokus pada 6 saham potensial cuan, mulai dari AALI hingga ANTM.
Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634. Penguatan IHSG antara lain ditopang oleh antisipasi berbagai aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah.
Sementara itu, pelaku pasar juga mencermati faktor geopolitik, terutama menjelang berakhirnya periode gencatan senjata AS-Iran selama 2 pekan di 21 April 2026. AS dan Iran kembali saling mengirimkan ancaman, sehingga membuat ketegangan mulai meningkat.
5. Kenaikan Harga Emas Bisa Sampai ke Titik Ini
Harga emas diprediksi bergerak menguat hingga menembus level US$ 5.100 per troy ons pekan depan.
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas dapat mengawali penguatan di resisten pertama sekitar US$ 4.900 per troy ons.
Namun, Ibrahim juga tidak mengesampingkan kemungkinan terjadinya koreksi lebih lanjut pada harga emas dunia.