Angkat Marwah Budaya Kalteng, Sigit K. Yunianto Dukung Produksi Film Kolosal "Dayak"

Angkat Marwah Budaya Kalteng, Sigit K. Yunianto Dukung Produksi Film Kolosal “Dayak”

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit K. Yunianto, memberikan dukungan penuh sekaligus apresiasi atas rencana produksi film kolosal bertajuk “Dayak”. 

Film ini diproyeksikan menjadi layar bagi sejarah, budaya, dan nilai kearifan lokal masyarakat Dayak, Kalimantan Tengah, untuk dikenal lebih luas.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

Menurut Sigit, kehadiran film bertema budaya daerah merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan identitas serta kekayaan lokal kepada masyarakat luas, terutama generasi muda. Ia memandang film “Dayak” bukan sekadar sarana hiburan, melainkan media edukasi yang mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

“Saya sangat mengapresiasi gagasan produksi film kolosal ini. Budaya Dayak memiliki nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang sangat kuat untuk diperkenalkan melalui industri perfilman,” ujar Sigit, Kamis (7/5).

Mantan Ketua DPRD Kota Palangka Raya ini menekankan pentingnya keterlibatan putra-putri daerah dalam proses produksi. Mulai dari aktor, pelaku seni, hingga tokoh adat dan budayawan lokal diharapkan ikut andil agar nilai yang ditampilkan tetap autentik dan berkarakter.

Bagi Sigit, partisipasi masyarakat lokal adalah kunci agar representasi budaya Dayak muncul secara utuh dan bermartabat di layar lebar.

“Ini momentum baik untuk membawa budaya Kalimantan Tengah ke tingkat nasional bahkan internasional. Saya berharap film ini menjadi kebanggaan masyarakat Dayak dan memberi dampak positif bagi ekosistem seni daerah,” tambahnya.

Baca: Ganjar Ajak Semua Pihak Kompak Rajut Nilai-nilai Kebangsaan

Selain dukungan moril, Sigit juga mengingatkan pentingnya menjaga akurasi sejarah serta penghormatan terhadap nilai adat selama proses syuting berlangsung. Ia berharap film “Dayak” mampu menjadi karya monumental yang menyeimbangkan antara kesuksesan sinematik dan pesan moral.

“Kita ingin film ini sukses secara industri, namun tetap membawa semangat kebangsaan dan pesan budaya yang kuat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Share