JAKARTA, Detiktoday.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 3,46% ke level 6.370 pada penutupan perdagangan Selasa (19/5/2026), sekaligus memperburuk catatan rekor terendah dalam satu tahun terakhir. Koreksi tajam yang terjadi di tengah penguatan bursa global, menjadi alarm serius bahwa kepercayaan investor baik domestik maupun asing terus menurun. Market membutuhkan dukungan kebijakan moneter yang konsisten dan efektif untuk meredam tekanan global, serta mengembalikan minat investor ke pasar saham Indonesia.
Berdasarkan data Statistik Bursa Efek Indonesia yang dirilis Selasa (19/5/2026), koreksi IHSG sebanyak 3,46% pada penutupan kemarin, menjadi yang terdalam di dunia. Penurunan tersebut sekaligus memperkokoh posisi IHSG sebagai indeks dengan kinerja terburuk di global, dengan pelemahan 26,32% sejak awal tahun 2026 (year to date/ytd).