Kritik Kami Demi Rasionalitas Bernegara

Kritik Kami Demi Rasionalitas Bernegara

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com — PDI Perjuangan menyambut baik pujian yang dilayangkan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI. 

Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan berkomitmen untuk terus mengawal demokrasi melalui kritik yang konstruktif.

Baca: Ini Deretan Program Ganjar Pranowo

Menurut Andreas, keberadaan oposisi sangat krusial guna memberikan perspektif alternatif bagi jalannya roda pemerintahan.

“Ya, terima kasih Bapak Presiden memberikan pujian. Dan memang seharusnya PDI Perjuangan ada di luar [pemerintahan],” ujar Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu menambahkan, meskipun peran oposisi kerap mendatangkan dinamika yang tidak mudah bagi eksekutif, kritik dari PDI Perjuangan didasarkan pada objektivitas, bukan sentimen politik semata. Kritik tersebut dinilai penting agar kepala negara mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi riil di lapangan.

“Kritik-kritik itu tentu maksudnya baik, dan selama ini itu yang kami lakukan. [Kritik] yang disampaikan bukan hanya soal rasa, tetapi soal rasionalitas dalam memandang suatu keadaan,” jelas Andreas.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo 

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada PDI Perjuangan. Saat ini, partai berlambang banteng moncong putih tersebut menjadi satu-satunya kekuatan politik di parlemen yang memilih berada di luar pemerintahan.

Presiden Prabowo menilai langkah politik PDI Perjuangan sangat berjasa dalam menjaga muruah demokrasi di Indonesia. Keberadaan oposisi, menurut Presiden, menjadi garansi mutlak berjalannya fungsi kontrol dan keseimbangan (check and balance) terhadap jalannya pemerintahan.

Share