Oleh: Lilis Sulastri
(Guru Besar Manajemen-Ketua Program studi Manajemen FEBI UIN SGD Bandung)
Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Digital dan Perubahan Peradaban
Di tengah derasnya arus teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), media sosial, dan budaya global yang melintasi batas negara, muncul pertanyaan yang sering terdengar di kalangan anak muda, apakah Pancasila masih relevan bagi Generasi Z?
Sebagian mungkin menganggap Pancasila sebagai materi pelajaran sekolah, hafalan lima sila yang diingat saat upacara bendera, atau sekadar simbol negara yang terpajang di ruang kelas dan kantor pemerintahan. Namun jika dipahami lebih mendalam, Pancasila sesungguhnya bukan sekadar warisan sejarah, melainkan panduan hidup yang semakin penting di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat. Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni bukan hanya momentum mengenang pidato bersejarah Soekarno pada tahun 1945. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi kompas bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.