Pakar Bocorkan Strategi Investasi Emas

Arah Harga Emas di Sisa Tahun 2026

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Bank asal Kanada, TD Securities memperkirakan risiko penurunan lebih lanjut pada harga emas hingga paruh kedua 2026.

Revisi proyeksi ini dikeluarkan menyusul fluktuasi harga emas dunia di level US$ 4.500 per troy ounce dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip dari Kitco News, Kamis (4/6/2026), ahli komoditas di TD Securities yang dipimpin oleh Bart Melek menurunkan perkiraan harga emas untuk sisa tahun 2026.

TD Securities kini memproyeksi rata-rata harga emas akan mencapai sekitar US$ 4.550 per troy ounce pada kuartal ketiga 2026, menurun 3% dari perkiraan sebelumnya.

Pada saat yang sama, analis di TD Securities juga memperkirakan rata-rata harga emas hanya akan berdiri di level US$ 4.700 per troy ounce pada kuartal terakhir 2026, turun 10% dari proyeksi sebelumnya.

Menurut Bart Melek, menurunnya prospek harga emas karena sentimen terkait risiko lonjakan inflasi di Amerika Serikat yang memperbesar ruang bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

“Ekspektasi inflasi yang tinggi, terkait dengan guncangan pasokan telah mendorong imbal hasil di seluruh kurva lebih tinggi, menjaga dolar AS tetap kuat, dan mendorong pasar untuk mulai memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed pada akhir 2026,” kata Bart Melek.

TD Securities juga membuka peluang bahwa harga emas bisa menguji level support di US$ 4.000 per troy ounce jika harga minyak berdiri di atas US$ 100 per barel, yang menurut mereka merupakan skenario yang mungkin terjadi.

Meski mengantisipasi adanya penurunan, TD Securities mempertahankan proyeksi optimis pada harga emas untuk tahun 2027 mendatang.

Bank tersebut memperkirakan rata-rata harga emas akan kembali rebound ke sekitar US$ 5.350 per troy ounce pada kuartal kedua 2027, naik 7% dari perkiraan sebelumnya.

Share