TB Hasanuddin Apresiasi Pilot Project Desa Digital Produktif yang digagas BAKTI Komdigi di Lebak

TB Hasanuddin Apresiasi Pilot Project Desa Digital Produktif yang digagas BAKTI Komdigi di Lebak

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengapresiasi usulan Pilot Project Desa Digital Produktif yang digagas BAKTI Komdigi di Desa Cikate, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten. 

Menurutnya, program tersebut memiliki potensi menjadi model pengembangan transformasi digital di wilayah tertinggal dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur konektivitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Komisi I mengapresiasi usulan Pilot Project Desa Digital Produktif di Desa Cikate, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak yang dapat direplikasi bagi wilayah lainnya di Indonesia,” ujar TB Hasanuddin kepada Parlementaria usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Tangerang Selatan, Banten, dikutip Jumat (5/6/2026).

TB Hasanuddin menilai pembangunan infrastruktur digital tidak cukup hanya menghadirkan akses internet, tetapi juga harus dibarengi dengan program yang mampu mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, konsep Desa Digital Produktif dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di daerah.

Dalam pilot project tersebut, Desa Cikate diproyeksikan menjadi Desa Digital Produktif melalui berbagai program intervensi. Program tersebut meliputi penguatan akses internet, digitalisasi layanan pemerintahan desa, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis digital, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain yang masih menghadapi keterbatasan akses dan layanan digital. Oleh sebab itu, pelaksanaannya perlu didukung dengan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak agar hasil yang dicapai dapat maksimal.

TB Hasanuddin juga menekankan pentingnya sinergi antara BAKTI Komdigi, pemerintah daerah, operator telekomunikasi, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam mengimplementasikan program tersebut. Kolaborasi yang terintegrasi dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat transformasi digital di wilayah pedesaan.

Komisi I DPR RI berharap Pilot Project Desa Digital Produktif mampu menjadi instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan meningkatnya akses dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, berbagai potensi ekonomi desa diharapkan dapat berkembang lebih optimal.

Apabila program ini berhasil dijalankan sesuai target, model Desa Digital Produktif di Desa Cikate dapat direplikasi di berbagai wilayah tertinggal lainnya di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat transformasi digital dan memperkecil kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Share