Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menegaskan penguatan nilai-nilai kebangsaan harus menjadi respons aktif masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin deras.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, dikutip Jumat (5/6/2026).
Acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur. Warga sekitar, tokoh masyarakat, kader partai, hingga berbagai elemen warga Kota Madiun dan berlangsung interaktif dengan sesi dialog terbuka.
Dalam pemaparannya, Sadarestuwati menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan. Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah fondasi yang menjaga Indonesia tetap bersatu di tengah keberagamannya.
Tanpa pemahaman yang kuat terhadap keempat pilar itu, masyarakat rentan terpecah oleh isu-isu yang beredar di ruang digital.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dalam kehidupan masyarakat. Persatuan dan gotong royong adalah kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia bukan beban, melainkan aset yang perlu dirawat. Masyarakat, menurutnya, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik sosial yang bersumber dari perbedaan.
Selain menyampaikan materi kebangsaan, kegiatan itu juga menjadi ruang menyerap aspirasi. Peserta menyampaikan berbagai masukan soal pembangunan daerah, pemberdayaan ekonomi, sektor pertanian, hingga ketahanan pangan.
Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan, Sadarestuwati menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat di Senayan.
Ia berharap sosialisasi semacam ini dapat mendorong kesadaran masyarakat, terutama generasi muda untuk menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan global yang terus berubah.