AMMN Siap Beri Kejutan Laba, Saham Bisa Naik 90% LebihAMMN Siap Beri Kejutan Laba, Saham Bisa Naik 90% Lebih

AMMN Siap Beri Kejutan Laba, Saham Bisa Naik 90% LebihAMMN Siap Beri Kejutan Laba, Saham Bisa Naik 90% Lebih

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) diperkirakan bakal mencetak lonjakan tajam pada laba bersih. Saham AMMN juga berpeluang melejit hingga 90% lebih.

KB Valbury Sekuritas memproyeksikan Amman (AMMN) mampu membukukan pendapatan sebesar US$ 3,8 miliar pada 2026 dan US$ 4,2 miliar pada 2027.

Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) AMMN pada 2026 diperkirakan mencapai US$ 1,9 miliar dan US$ 2,1 miliar pada 2027.

“Laba bersih AMMN diproyeksikan melonjak 223,7% yoy menjadi US$ 806 juta pada 2026,” tulis analis KB Valbury Sekuritas, Ashalia Fitri Yuliana dan Naufal Rafi Kamal dalam risetnya, Selasa (9/6/2026).

KB Valbury Sekuritas juga memperkirakan normalisasi Phase 8 akan mendorong volume material tambang AMMN menjadi 800 ribu dry metric ton (dmt) atau melonjak 79,1% secara tahunan (yoy).

Sementara itu, konsultan industri pertambangan Wood Mackenzie memperkirakan permintaan global akan melonjak 24% menjadi 42,7 juta ton pada 2035. Ini akan didorong oleh makin luasnya elektrifikasi serta pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dengan berbagai pertimbangan, KB Valbury Sekuritas memulai cakupan risetnya dengan rekomendasi buy saham Amman (AMMN). Target harga saham AMMN sebesar Rp 6.500.

Hingga penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/6/2026), saham AMMN melejit 6,3% ke level Rp 3.350. Jika mengacu pada harga tersebut, saham AMMN masih berpeluang naik hingga 90% lebih, rincinya 94%.

Target harga saham AMMN tersebut mencerminkan estimasi EV/EBITDA 2026 sebesar 14,5 kali. “Kami meyakini AMMN sedang memasuki fase pertumbuhan laba yang berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan,” ungkap Ashalia.

Risiko utamanya jika produksi lebih rendah dari perkiraan, harga komoditas melemah, dan terjadi tekanan regulasi.

Sentimen MSCI 

Share