Jakarta, Detiktoday.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten TTU secara simbolis menyerahkan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi dari anggota DPR RI Komisi X, Stevano Rizki Adranacus.
Bantuan tersebut menyasar 1083 siswa-siswi dan terbagi dalam dua tahap. Hal ini disampaikan oleh, Sekretaris DPC PDI Perjuangan TTU, Habel Manu Nufa, saat penyerahan secara simbolis di SD Leob Kota Kefamenanu pada Sabtu 13 Juni 2026.
Acara penyerahan bantuan PIP itu dihadiri oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD TTU seperti Andina Winantuningtias, Ince Angi, dan Veronika Lake. Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan, Beato Yoseph Frent Omenu, Ketua Harian DPC PDI Perjuangan, Carlos Sonbay, Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Habel Manu Nufa, serta para orang tua dan siswa-siswi penerima beasiswa.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTU, Habel Manu Nufa mewakili anggota DPR RI Komisi X, Stevano Rizki Adranacus menyatakan total bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikucurkan untuk wilayah TTU untuk tahun 2026 menyasar sebanyak 1.083 siswa. Penyaluran dana bantuan pendidikan ini dibagi ke dalam dua tahap.
“Bantuan PIP untuk Kabupaten TTU totalnya ada 1.083 siswa yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama menyasar 344 siswa, sedangkan tahap kedua sebanyak 739 siswa. Penerimanya terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan SMK,” ujar Habel.
Habel melanjutkan, sekolah-sekolah penerima bantuan tersebar secara merata di 24 kecamatan yang ada di seluruh wilayah TTU. Melalui program aspirasi tersebut, anak-anak usia sekolah di pelosok TTU diharapkan dapat mengakses pendidikan yang layak tanpa harus terhambat oleh faktor biaya.
Baca:Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
“Bantuan PIP ini merupakan bentuk komitmen nyata dari pemerintah dan DPR RI untuk memastikan pemerataan pendidikan. Sehingga pemanfaatan dana ini para orang tua murid harus mempergunakan bantuan tersebut secara bijak dan tepat sasaran demi menunjang kebutuhan pendidikan anak”, kata Habel.
Sekali lagi, kami sangat mengharapkan dana ini dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sekolah anak, seperti membeli pulpen, buku, tas, sepatu, seragam sekolah, hingga membiayai kursus-kursus tambahan. Sehingga para orang tua harus aktif memantau perkembangan kemampuan akademik anak mereka. Jika anak dirasa masih kurang dalam mata pelajaran tertentu, dana beasiswa tersebut bisa dialokasikan untuk membiayai bimbingan belajar tambahan