304 KPM di Sukamaju Terima Bansos CPP 2026 Beras 20 Kg dan MinyaKita – Detiktoday.com

304 KPM di Sukamaju Terima Bansos CPP 2026 Beras 20 Kg dan MinyaKita – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, PALI – Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gerak cepat ringankan beban warga. Sebanyak 304 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sukamaju terima penyaluran Bansos Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.

Penyaluran dipusatkan di Kantor Desa Sukamaju Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Setiap keluarga terdata terima paket bantuan 20 kilogram beras kualitas baik dan 4 liter minyak goreng kemasan rakyat MinyaKita.

Kepala Desa (Kades) Sukamaju, Rudini, M.Pd tegaskan penerima sudah lewat seleksi ketat dan transparan.

“Sebelumnya sudah kita musyawarahkan bersama agar sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Kali ini ada 304 KPM yang terbantu. Semoga bantuan ini benar-benar terasa manfaatnya dan sedikit ringankan beban ekonomi, apalagi di tengah harga sembako yang serba naik,” ujar Rudini saat dihubungi Detiktoday.com Selasa (23/06/26).

*Syarat Ketat, Ada Kelonggaran untuk Lansia*

Merujuk Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 9 Tahun 2023, bansos diprioritaskan untuk masyarakat miskin serta keluarga rawan pangan dan gizi. Warga wajib bawa KTP dan Kartu Keluarga KK untuk verifikasi di lokasi.

Pemerintah desa beri kelonggaran teknis pengambilan yang dimulai pukul 08.00 WIB. Bagi lansia atau yang sakit, pengambilan boleh diwakilkan anggota keluarga terdekat.

*Emak-emak Lega*

Program disambut antusias warga. Salah satu ibu rumah tangga yang hadir mengaku lega dapat bantuan pangan gratis.

“Kami merasa sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada pemerintah yang telah berempati. Sebagai ibu-ibu, kami sangat senang karena saat berbelanja di pasar, semua kebutuhan pokok rata-rata sedang naik,” tuturnya.

Secara keseluruhan, distribusi bansos pangan di Desa Sukamaju berjalan tertib, aman, dan lancar. Program diharapkan jadi bantalan ekonomi sekaligus wujud komitmen Pemkab PALI jaga ketahanan pangan di tingkat Desa.

Share