JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sasaran aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir atau periode 13-17 April 2026. Padahal, asing sebelumnya sempat berbalik beli saham BBCA.
Nilai transaksi jual bersih (net sell) asing pada saham BBCA selama sepekan terakhir sebesar Rp 995,2 miliar. Penjualan terjadi di pasar reguler BEI selama periode tersebut, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (19/4/2026).
Net sell asing pada saham BBCA merupakan terbesar kedua, setelah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Net sell asing pada saham BBRI mencapai Rp 1,09 triliun.
Di bawah BBRI dan BBCA, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Net sell asing pada saham BMRI sebesar Rp 562,1 miliar.
Secara umum, dalam sepekan terakhir atau periode 13-17 April 2026, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,7 triliun di seluruh pasar BEI. Ini melanjutkan pekan sebelumnya yang juga net sell senilai Rp 3,3 triliun.
Khusus pada perdagangan Jumat (17/4/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp 931,6 miliar di seluruh pasar. Dengan begitu, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini terus bertambah menjadi Rp 39,8 triliun – berdasarkan data BEI.
Potensi Cuan 50% Lebih