Ramalan Baru Saham Antam (ANTM), Target Harga DinaikkanRamalan Baru Saham Antam (ANTM), Target Harga Dinaikkan

Duo ANTM dan TINS DiusungDuo ANTM dan TINS Diusung

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa risiko regulasi di sektor logam dan pertambangan mulai berkurang. Saham PT Antam Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS) paling diusung.

“Risiko regulasi mulai mereda, seiring sejumlah usulan kebijakan yang sebelumnya dinilai memberatkan kini menjadi lebih akomodatif,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya, yang dikutip pada Senin (15/6/2026).

Meski demikian, kebijakan ekspor melalui satu eksportir BUMN yang dijalankan oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) masih menjadi faktor ketidakpastian utama.

Sebab berbagai aspek penting seperti kepemilikan barang, mekanisme penetapan harga, penyelesaian transaksi, dan implementasi teknis kebijakan tersebut masih belum jelas.

“Dalam kondisi saat ini, kami lebih memilih Antam (ANTM) dan Timah (TINS) karena memiliki paparan yang terbatas terhadap skema DSI, serta didukung oleh faktor permintaan yang relatif kuat dan prospek kinerja yang makin terlihat jelas,” ungkap Andhika.

BRI Danareksa Sekuritas menetapkan ANTM dan TINS sebagai saham pilihan utama dengan rekomendasi buy. Target harga saham ANTM sebesar Rp 4.800 dan TINS sebesar Rp 4.500.

BRI Danareksa Sekuritas menilai, lebih dari separuh laba Antam (ANTM) berasal dari perdagangan emas domestik yang tidak dikenakan royalti, sedangkan kontribusi ekspor hanya sekitar 2,5% dari total pendapatan.

“Selain itu, tambahan kuota RKAB yang diperkirakan terbit pada semester II-2026 dipandang dapat mendukung pertumbuhan volume produksi dan penjualan,” sebut Andhika.

Sementara itu, Timah (TINS) berada sepenuhnya di luar tiga komoditas yang tercakup dalam kebijakan ekspor satu pintu, sehingga praktis tidak memiliki paparan terhadap skema DSI.

Dengan potensi meredanya risiko kenaikan royalti serta tetap kuatnya permintaan struktural dari industri solder dan semikonduktor, profil risiko dan potensi imbal hasil (risk-reward profile) TINS masih dinilai menarik.

Peluang Masuk Indeks MSCI 

Share