Harga Emas Berbalik Arah usai AS dan Iran Perpanjang Gencatan SenjataHarga Emas Berbalik Arah usai AS dan Iran Perpanjang Gencatan Senjata

Harga Emas Berbalik Arah usai AS dan Iran Perpanjang Gencatan SenjataHarga Emas Berbalik Arah usai AS dan Iran Perpanjang Gencatan Senjata

Share
Share

NEW YORK, Detiktoday.comHarga emas dunia berbalik menguat pada perdagangan Kamis (28/5/2026), setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan. Penguatan terjadi seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak menyusul kabar AS dan Iran mencapai kesepakatan perpanjangan gencatan senjata.

Harga emas spot ditutup naik 0,88% menjadi US$ 4.495,83 per ons troi, setelah sempat jatuh ke level terendah sejak akhir Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS justru ditutup naik 1,02% ke posisi US$ 4.527 per ons troi.

Dikutip dari Reuters, menurut sumber yang mengetahui proses negosiasi, AS dan Iran telah menyepakati nota kesepahaman terkait perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari. Namun, kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.

Di sisi lain, indeks dolar AS melemah 0,2%, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri. Harga minyak Brent juga terkoreksi setelah laporan mengenai potensi kesepakatan tersebut muncul.

Data ekonomi terbaru menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) AS naik 3,8% secara tahunan pada April, sesuai ekspektasi pasar. Secara bulanan, indeks PCE meningkat 0,4% setelah melonjak 0,7% pada Maret.

Trader logam independen Tai Wong mengatakan kombinasi data inflasi yang lebih lemah dan potensi dibukanya kembali Selat Hormuz memberikan sentimen positif bagi emas. “Harga emas sempat terancam turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari pagi ini, yang dianggap banyak trader sebagai level penting untuk menjaga tren naik,” ujar Wong.

Peluang The Fed

Share