Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 15 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

Share
Share

Detiktoday.com – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan jumlah korban dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur mencapai 106 orang. Dari total tersebut, 15 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 91 lainnya mengalami luka-luka.

Dari korban yang terluka, sebanyak 38 orang telah diperbolehkan pulang, sedangkan sisanya masih menjalani perawatan. Pemerintah berharap para korban yang dirawat dapat segera pulih dan kembali ke keluarga masing-masing.

Terkait operasional perjalanan kereta rel listrik (KRL) di lintas Bekasi, termasuk Stasiun Cikarang, pemerintah masih menunggu hasil investigasi dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Lembaga tersebut bertanggung jawab untuk mengungkap penyebab kecelakaan sebelum aktivitas perjalanan dinyatakan aman.

Menhub menyampaikan bahwa jika KNKT telah memberikan rekomendasi dan izin, maka operasional kedua stasiun berpotensi segera dibuka kembali. Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah melakukan serangkaian uji coba, termasuk pemeriksaan rel, sistem persinyalan, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Langkah uji coba ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi aman sebelum digunakan kembali oleh penumpang. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pengoperasian kembali layanan kereta.

Sementara itu, proses evakuasi rangkaian KRL yang terdampak tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek telah selesai dilakukan. Seluruh jenazah korban juga telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *