JAKARTA, Detiktoday.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan PT ASDP tengah melakukan penjajakan investasi wisata kapal pesiar dengan Marina Bay, Singapura. Ditargetkan investasi bisa terealisasi dalam satu tahun ke depan.
“Investasi dengan swasta saat ini sedang on going. Ini sementara berkolaborasi dengan ASDP untuk menarik investasi dari Marina Bay, Singapore. Jadi, (kapal pesiar) Star Cruise yang mau ke Bali, nanti mampir dulu ke Bakauheni (ambil penumpang),” kata Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama kepada Investor Daily di sela Halal Bihalal Muakhian Kalianda Lampung Selatan di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
Lebih lanjut, Radity Egi mengungkapkan, pelaksanaan investasi ini juga akan melibatkan BUMN bidang pariwisata yaitu ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation). “Ya kita kerjasama melalui ITDC dari Indonesia untuk pelolaan,” ungkap bupati yang akrab disapa Egi.
Soal investasi dari Marina Bay ini, Bupati Egi belum bisa mengungkapkan. Namun ia menargetkan kerja sama investasi ini ditargetkan terealisasi dalam satu tahun ke depan. “Kita baru mulai tahun ini, kan, untuk penjajakan. Kalau yang Marina ini, mungkin realisasinya bisa satu tahun. Ini baru mulai tahun ini kita penjajakan karena dari Singapura yang tertarik sebenarnya, dari Singapura yang tertarik dan kita minta kelanjutan lokasinya di mana itu? Di Bakauheni ini pelabuhan di antara terminal baru lagi. Belum sampai detail ya, itu baru menjajakan,” kata Bupati Egi.
Investasi Rp30 Miliar
Bupati Egi berharap, investasi wisata kapal pesiar ini dapat mendukung pengembangan pariwisata di Kota Kalianda, Lampung Selatan. Seperti diketahui, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi pariwisata yang tinggi, termasuk wisata pantai yang menjadi andalan di wilayah pesisir Sumatra bagian Selatan.
Kabupaten ini memiliki garis pantai terpanjang di Provinsi Lampung, yaitu sepanjang 247,76 km. Wilayah pesisir ini mencakup beberapa kecamatan, di antaranya Katibung, Sidomulyo, Kalianda, Ketapang, Bakauheni, Rajabasa, dan Sragi. Garis pantai yang panjang ini membuat Lampung Selatan kaya sumber daya laut dan potensi wisata bahari. Data BPS Lampung mencatat, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lampung Selatan untuk wisata pantai mencapai 1,5 juta orang pada 2025. Sementara total wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Lampung pada 2025 mencapai 24,7 juta orang.
Selain terkenal dengan wisata Gunung Krakatau, juga terdapat titik-titik indah dan masih alami untuk wisata diving, diantaranya di Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, dan Pulau Setiga. Belum lagi deretan wisata pantai berpasir putih di Kota Kalianda, diantaranya Grand Elty Krakatoa Resort, Pantai Sanggar, Pantai Senaya, Pantai Rio, Setigi Heni, Laguna Helau, Pantai Kedu, dan masih banyak lagi.
“Untuk pengembangan pariwisata dan penataan Kota Kalianda ini kami menganggarkan Rp30 miliar yang dananya bersumber dari APBN. Target kita mungkin selesai dalam 2-3 tahun ke depan,” tandas Bupati Egi.