MDKA Operasikan Mesin Duit Baru, Saham Diterawang Naik 58%MDKA Operasikan Mesin Duit Baru, Saham Diterawang Naik 58%

MDKA Operasikan Mesin Duit Baru, Saham Diterawang Naik 58%MDKA Operasikan Mesin Duit Baru, Saham Diterawang Naik 58%

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan kinerja operasional kuat pada kuartal I-2026, seiring produksi perdana tambang emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan kuatnya kinerja bisnis nikel dan tembaga. Saham MDKA mendapatkan rekomendasi positif dari beberapa broker dan diramal ngacir.

Berdasarkan riset Citi, produksi TB Gold mencapai 24.835 oz kuartal I-2025, turun 3% secara tahunan. Penjualan turun 63% secara kuartalan menjadi 24.470 oz, seiring adanya masalah di sistem pemerintah. ASP emas mencapai US$ 4.841 per oz, naik 76%, dengan margin tunai US$4.156 per oz, naik128%. AISC, termasuk royalty dan produksi perak, mencapai US$ 1.065 per oz.

“Tahun 2026, panduan produksi TB Gold mencapai 80-90 ribu oz, biaya kas US$1.150-1.250 per oz dan AISC US$1.900-2.050 per oz, di luar royalty dan biaya produksi perak,” tulis Citi, dikutip Rabu (6/5/2026).

Sementara itu, produksi tembaga tambang Wetar mencapai 2.112 ton, turun 11%, sedangkan penjualan 1.923 ton, turun 44%. ASP tembaga Wetar mencapai US$12.588 per ton, dengan marin tunai US$5.975 per ton. Panduan produksi tembaga tahun ini mencapai 4.000-5.000 ton dengan biaya kas US$2,8-3,5 per pound (lb).

Rekomendasi dan Target Harga

Share