Detiktoday.com, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang terus melakukan penanganan jalan rusak melalui programnya per tiga bulan.
Penganan jalan rusak di Kabupaten Malang difokuskan agar penyerapan anggaran terus berlangsung. Sehingga ketika akhir tahun, penyerapan dapat dimaksimalkan.
Termasuk rehabilitasi dan pemeliharaan rutin jalan yang bertujuan mencegah penurunan kualitas, salah satu yang dikebut pengerjaannya saat ini adalah proyek pengaspalan di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang menargetkan seluruh pekerjaan peningkatan jalan ini rampung sebelum memasuki November 2026.
Jalan Purworejo Tunjungtirto sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan permukiman warga dengan jalan utama Singosari.
Kondisinya yang sebelumnya berlubang dan bergelombang sering dikeluhkan, terutama oleh pengguna motor dan pengangkut hasil pertanian.
Proyek peningkatan jalan dari PU Bina Marg, Anita, selaku bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, membenarkan bahwa pekerjaan ini merupakan proyek peningkatan jalan yang menjadi kewenangan dinasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma menegaskan bahwa fokus utamanya pada peningkatan jalan agar mobilitas masyarakat dalam mendongkrak perekonomian.
“Proyek peningkatan jalan ini kami fokus pada peningkatan struktur agar lebih tahan lama dan nyaman dilalui. Target kami sebelum November sudah selesai, sehingga tidak terganggu musim hujan,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, pada pengerjaan meliputi pelebaran badan jalan di beberapa titik, penguatan lapis pondasi, hingga pengaspalan hotmix. Tim di lapangan juga memastikan drainase diperbaiki agar tidak terjadi genangan saat hujan.
Khairul mengungkapkan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi untuk kesejahteraan masyarakat.
“Semoga hal ini dapat memudahkan transportasi dan memudahkan akses perekonomian warga desa. Semua infrastruktur yang dibangun tujuannya ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Khairul.
Disisi lainnya, akses jalan yang bagus maka akan berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari Desa Tunjungtirto dan sekitarnya bisa lebih cepat sampai ke pasar Singosari dan Kota Malang sehingga akses menuju potensi wisata di wilayah Singosari utara juga akan semakin terbuka.
“Seluruh akses penunjang, baik untuk pengembangan pariwisata, distribusi pertanian, perkebunan, pelayanan umum, bahkan akses di wilayah perbatasan, akan terus kita perhatikan,” tuturnya.
“Dari semua ini tentu bertujuan untuk menunjang mobilitas masyarakat sehingga berdampak pada meningkatnya sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Malang khususnya,” tandasnya.