Detiktoday.com,KAPUAS HULU – Sinergi lintas sektoral di perbatasan RI-Malaysia makin diperkuat. Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau turut berpartisipasi dalam Kunjungan Kerja Panglima Komando Tugas Gabungan Pengamanan Perbatasan Wilayah Darat XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito yang digelar di Pos Komando Taktis (Kotis) Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (6/5/2026).
Dalam kegiatan strategis tersebut, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau diwakili oleh Kepala Subseksi TI Inteldakim, Naufal Fauzi Rahman.
Kehadiran Imigrasi menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan pengawasan keimigrasian di wilayah perbatasan.
*Badau, Titik Strategis Pengawasan Lintas Negara*
Kunjungan kerja Pangkogasgabpamtaswil Darat XII/TPR ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi lintas sektoral di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia, Kalimantan Barat. Kecamatan Badau yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, menjadi salah satu titik paling strategis untuk pengawasan keimigrasian maupun pertahanan teritorial.
Selama kunjungan berlangsung, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan pentingnya kerja sama terpadu antar-instansi dalam mengawasi lalu lintas orang di wilayah perbatasan.
“Penguatan koordinasi antara TNI, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, dan instansi terkait lainnya menjadi kunci dalam membangun sistem pengamanan perbatasan yang kokoh dan efektif,” tegas Pangkogasgabpamtaswil Darat XII/TPR.
*Peran Strategis Imigrasi Jaga Pintu Gerbang Negara*
Naufal Fauzi Rahman, Kepala Subseksi TI Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau mengatakan kehadiran Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau dalam kegiatan ini menegaskan peran vital Imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang negara.
“Imigrasi memiliki fungsi strategis dalam mendukung pengamanan negara melalui pengawasan keimigrasian, “tuturnya.
Fungsi tersebut meliputi pengawasan lalu lintas orang yang keluar dan masuk wilayah Indonesia, pendeteksian dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian, pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan manusia, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dalam penegakan hukum di kawasan perbatasan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di wilayah perbatasan,” ujar Naufal Fauzi Rahman, Kepala Subseksi TI Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau.
*Optimalisasi Pengawasan Orang Asing dan Kedaulatan Negara*
Naufal menambahkan, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antarinstansi, optimalisasi pengawasan orang asing, serta dukungan penuh terhadap upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Sinergi dengan TNI sebagai leading sector pengamanan perbatasan adalah mutlak. Imigrasi Putussibau siap mendukung penuh setiap langkah penguatan sistem pengamanan di wilayah perbatasan, khususnya di Badau yang menjadi salah satu Pos Lintas Batas Negara,” tegasnya.
Tak hanya itu, dengan adanya kunjungan kerja ini, diharapkan koordinasi seluruh stakeholder di perbatasan semakin solid.
“Tujuannya satu memastikan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat aman dari segala bentuk ancaman, pelanggaran hukum, dan tetap menjadi beranda depan NKRI yang bermartabat, “tutup Naufal Fauzi