JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi bergerak menguat pada Rabu, 17 Juni 2026.
Pengamat pasar logam mulia, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas Antam (ANTM) akan menguat ke level Rp 2.749.000 per gram. “Harga emas Antam (ANTM) bisa naik sekitar Rp 20.000-an,” ungkap Ibrahim kepada Investor Daily, Selasa (16/6/2026).
Ibrahim menambahkan, pembukaan kembali Selat Hormuz setelah tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran berpotensi menekan harga minyak mentah dunia. Namun, kondisi tersebut justru dapat menjadi sentimen positif bagi pasar emas.
Menurut Ibrahim, harga minyak mentah yang saat ini bergerak di bawah US$ 80 per barel berpotensi turun menuju kisaran US$ 75 per barel seiring normalisasi pasokan energi global.
“Ketika harga minyak turun, biaya logistik dan transportasi ikut menurun sehingga tekanan inflasi global berkurang. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mulai mempertimbangkan penurunan suku bunga,” ujar Ibrahim.
Ibrahim menjelaskan, prospek pelonggaran kebijakan moneter AS akan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Selain itu, penguatan mata uang negara-negara berkembang terhadap dolar AS juga berpotensi mendorong peralihan investasi dari valuta asing ke emas fisik maupun emas digital.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini hari ini kokoh di level Rp 2.729.000 per gram. Sepanjang 2026, harga emas Antam (ANTM) masih mencatatkan kenaikan sebesar 9,68%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam (ANTM) tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram.
Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Selasa (16/6/2026) juga stabil di level Rp 2.500.000 per gram.
Cek Harga Pecahan Emas Antam