Detiktoday.com,TULUNGAGUNG — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Tulungagung, Provinsi Jawa Timur menegaskan langkah pembenahan organisasi melalui rapat pleno pengurus harian yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir GP Ansor ke-92, Jumat (24/4/2026). Forum ini menjadi titik awal konsolidasi ideologis sekaligus penguatan tata kelola modern berbasis kinerja terukur.
Ketua PC GP Ansor Tulungagung, Muhammad Ihsan Mukhlason, menegaskan bahwa konsolidasi ideologis menjadi fondasi utama dalam pembenahan organisasi. Seluruh kader, kata dia, didorong kembali pada esensi perjuangan dengan membersihkan niat, menyelaraskan tujuan, serta meninggalkan kepentingan personal yang tidak sejalan dengan arah gerakan.
“Penyatuan visi adalah prasyarat penting sebelum kita melangkah ke fase penguatan sistem dan kinerja. Tanpa itu, organisasi akan berjalan tanpa arah yang solid,” tegasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4/2026).
Rapat pleno yang digelar di Kantor PC GP Ansor Tulungagung ini dihadiri seluruh jajaran pengurus harian. Suasana forum berlangsung khidmat namun dinamis, dengan pembahasan yang mengerucut pada penyempurnaan program kerja menjelang Musyawarah Kerja mendatang.
Mukhlason menekankan pentingnya transformasi manajemen organisasi melalui pendekatan berbasis Key Performance Indicator (KPI). Menurutnya, setiap program harus memiliki indikator yang jelas agar tidak sekadar menjadi aktivitas seremonial.
“Kinerja organisasi hari ini harus benar-benar terukur. Dari perencanaan hingga implementasi, semua harus berada dalam koridor yang jelas. Nanti di Musyawarah Kerja, kita pertegas lagi agar seluruh program sesuai dengan KPI yang telah ditentukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan KPI bukan hanya instrumen administratif, melainkan alat kontrol untuk memastikan setiap langkah organisasi memiliki arah, target, dan dampak nyata di tengah masyarakat.
Momentum Harlah ke-92 dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk menata ulang arah gerakan. Ansor Tulungagung berupaya menggabungkan militansi ideologis dengan profesionalitas pengelolaan, sehingga mampu menjadi organisasi kepemudaan yang adaptif, relevan, dan kontributif.
“Organisasi harus mampu memadukan kekuatan nilai dengan ketepatan kinerja. Itu kunci agar kita tetap solid secara internal sekaligus berdampak luas,” imbuhnya.
Rapat pleno ini diharapkan melahirkan keputusan strategis sebagai pijakan dalam menjalankan roda organisasi ke depan. Dengan arah pembenahan yang lebih terstruktur, PC GP Ansor Tulungagung optimistis dapat menghadirkan kinerja yang terukur, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar seluruh ikhtiar organisasi mendapatkan kelancaran dan keberkahan.