JAKARTA, Detiktoday.com – Rupiah dalam perdagangan pekan depan diprediksi akan bergerak di level Rp 17.550.
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, bahwa indeks dolar dalam perdagangan di pekan depan kemungkinan besar support di 97, dan resistance di 102.
“Ada kemungkinan besar indeks dolar ini masih akan terus mengalami penguatan,” kata Ibrahim dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).
Selain itu, Ibrahim mengatakan, bahwa untuk harga emas dunia, pada Sabtu ditutup US$ 4.616 per troy ons.
“Jika mengalami kenaikan, resistance pertama kemungkinan di US$ 4.702. Kemudian jika turun support pertama di US$ 4.520,” kata Ibrahim.
Dia menjelaskan, untuk sepekan ke depan kemungkinan besar harga emas dunia jika turun support kedua di US$ 4.389. Kalau naik untuk resistance kedua di US$ 4.851.
“Saya lihat secara teknikal bahwa kuartal II-2026 kemungkinan besar harga emas dunia itu mencapai US$ 5.400,” ucapnya.
Sementara itu, dia mengatakan, faktor yang mempengaruhi harga rupiah dan dollar Amerika Serikat (AS) terutama karena adanya faktor dari geopolitik.
Kemudian faktor yang kedua karena perpolitikan di AS. Lalu, karena perang dagang, kebijakan bank sentral global, dan supply and demand.