JAKARTA, Detiktoday.com – Saham 3 emiten yang memiliki eksposur terhadap bisnis emas diserok investor asing di tengah aksi jual hebat asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir. Ketiganya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) saham MDKA sebesar Rp 245,7 miliar selama periode 25-29 Mei 2026. Pembelian terjadi di pasar reguler Bursa Efek Indonesia, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (31/5/2026).
Investor asing juga mencetak net buy pada saham UNTR sebesar Rp 129,2 miliar dan EMAS senilai Rp 118,9 miliar selama sepekan terakhir.
Secara umum, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) mencapai Rp 12,3 triliun di seluruh pasar BEI dalam sepekan terakhir. Ini melanjutkan pekan sebelumnya yang juga melakukan net sell senilai Rp 807,6 miliar.
Sementara itu, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – memulai program diamond deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani. Program ini berpotensi meningkatkan sumber daya mineral Pani yang saat ini mencapai 7 juta ounces emas.
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources (EMAS), Boyke Abidin mengatakan bahwa tambang yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Sulawesi tersebut memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 g/t. Itu setara 7 juta ounces emas, yang menjadi dasar pengembangan tambang berskala jangka panjang.
Estimasi sumber daya mineral ini berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektare, yang merupakan bagian dari wilayah konsesi perseroan seluas 14.670 hektare.
“Hasil eksplorasi sebelumnya menunjukkan indikasi adanya mineralisasi di luar batas program pengeboran sebelumnya. Program diamond drilling sedalam 3.600 meter ini dirancang untuk mengevaluasi potensi memperluas basis sumber daya yang telah ada,” ujarnya.