Wall Street Melemah! Ketegangan AS dan Iran Akhiri Reli Panjang NasdaqWall Street Melemah! Ketegangan AS dan Iran Akhiri Reli Panjang Nasdaq

Wall Street Tersungkur Imbas Gejolak Timur TengahWall Street Tersungkur Imbas Gejolak Timur Tengah

Share
Share

NEW YORK, Detiktoday.com – Indeks-indeks saham Wall Street ditutup tersungkur pada perdagangan Senin (4/5/2026), setelah eskalasi ketegangan di Timur Tengah kembali memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan.

Dikutip dari CNBC internasional, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 557,37 poin (1,13%) ke level 48.941,90. S&P 500 turun 0,41% ke 7.200,75, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 0,19% ke 25.067,8.

Tekanan pasar dipicu oleh perkembangan terbaru di Timur Tengah, setelah Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran. Ini menjadi pertama kalinya sistem peringatan rudal UEA diaktifkan sejak gencatan senjata antara AS dan Iran diumumkan bulan lalu.

Situasi tersebut langsung mendorong harga minyak dunia naik tajam. Minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 4,39% ke US$ 106,42 per barel, sementara Brent melonjak 5,8% ke US$ 114,44 per barel.

Kenaikan harga energi ini memperburuk sentimen pasar yang sudah tertekan akibat meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak global.

Ketidakpastian semakin meningkat setelah muncul laporan saling bertentangan terkait situasi militer di kawasan tersebut. Media Iran menyebut angkatan lautnya berhasil menghalau kapal perang ‘Amerika-Zionis’ dari wilayah strategis, bahkan melaporkan adanya serangan rudal ke kapal perang AS di dekat Pulau Jask.

Namun, Komando Pusat Militer AS (US Central Command) membantah laporan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang terkena serangan.

Inisiatif Baru Trump

Share