
Detiktoday.com – Anggota DPRD Jawa Barat, Tuti Turimayanti, SE menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Bale Gede, Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, legislatif, serta perwakilan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tuti menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari upaya mengawal aspirasi masyarakat agar dapat terakomodasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Ia menilai bahwa forum Musrenbang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat akan menghasilkan program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Perlu diperhatikan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak nyata bagi kesejahteraan warga,” ungkap legislator dari PDI Perjuangan tersebut.
Tuti juga menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan harus mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Ia berharap hasil Musrenbang tahun ini dapat melahirkan program-program yang berkelanjutan dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas.
“Perencanaan yang baik harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Kami berharap setiap program yang dirancang benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Barat, terutama bagi daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih. Menurutnya, pembangunan yang merata akan menjadi faktor utama dalam mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi antarwilayah.
“Pembangunan yang merata akan menjadi kunci dalam mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi antarwilayah,” tegasnya.
Selain itu, Musrenbang juga dinilai sebagai wadah strategis untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan kebijakan nasional, sehingga tercipta kesinambungan pembangunan dari pusat hingga daerah. Dengan melibatkan berbagai pihak, hasil perencanaan diharapkan menjadi lebih komprehensif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Tuti berharap seluruh hasil pembahasan dalam Musrenbang dapat diimplementasikan secara optimal. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam pelaksanaannya.
“Dengan semangat kolaborasi, Musrenbang Jawa Barat 2026 diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
Leave a comment