JAKARTA, Detiktoday.com – Pemegang saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), emiten pertambangan emas milik konglomerat, pada Kamis (7/5/2026) menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar US$ 60 juta. Dividend payout ratio ARCI mencapai 58,5% dibandingkan 2024 tidak ada.
Jumlah tersebut mengindikasikan dividen final US$ 30 juta atau US$ 0,0012/saham, setara Rp 20,7/saham, dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di Rp 17.400.
“Itu setara yield dividen final sekitar 1,3% berdasarkan harga saham ARCI pada intraday hari ini di Rp 1.600,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, Kamis (7/5/2026).
Cum dividen final ARCI di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 19 Mei 2026, serta pembayaran dividen pada 9 Juni 2026.
Sebelumnya, ARCI telah membagikan dividen interim sebesar US$ 30 juta atau setara Rp 19,81/saham pada Desember 2025.
Secara kinerja, Archi Indonesia (ARCI) mencetak laba bersih 2025 yang sesuai ekspektasi analis. ARCI mencatatkan laba bersih US$ 31 juta pada kuartal IV-2025 (4Q25) atau turun 12% qoq, namun melejit 118% yoy.
“Hasil tersebut membuat laba bersih ARCI selama 2025 mencapai US$ 102 juta atau naik hampir 10 kali (yoy). Ini sejalan dengan ekspektasi, karena mencapai 100% dari estimasi konsensus 2025,” tulis Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Theodorus Melvin dalam catatan sebelumnya.
Adapun laba usaha ARCI pada 4Q25 sebesar US$ 65 juta, tumbuh 7% qoq atau melesat 149% yoy.
Hal itu ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 23% qoq menjadi US$ 168 juta, seiring kenaikan harga jual rata-rata (ASP) emas sebesar 21% qoq menjadi US$ 4.157/oz, meski biaya tunai (cash cost) juga meningkat 31% qoq menjadi US$ 84 juta.
Sedangkan laba bersih ARCI turun 12% qoq akibat kenaikan beban keuangan menjadi US$ 14 juta dibandingkan 3Q25 yang mencapai US$ 9 juta. Ini mencakup one–off penghapusan beban tangguhan sebesar US$ 4,2 juta terkait pelunasan lebih awal fasilitas pinjaman lama (jatuh tempo 2028) untuk di-refinancing ke fasilitas baru (2030).