CALGARY, Detiktoday.com – Harga minyak dunia anjlok hampir 7% pada perdagangan Senin (26/5/2026) setelah pasar optimistis Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan damai yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz.
Harga minyak mentah Brent merosot US$ 6,56 (6,55%) menjadi US$ 93,65 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 6,29 (6,51%) ke level US$ 90,31 per barel.
Volume perdagangan relatif tipis karena pasar AS libur Memorial Day.
Optimisme pasar muncul setelah negosiator utama Iran dan Menteri Luar Negeri Iran melakukan pembicaraan di Doha dengan Perdana Menteri Qatar terkait potensi kesepakatan dengan AS guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Kedua pihak disebut telah mencapai kemajuan dalam penyusunan nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan perang dan memberi waktu 60 hari bagi negosiator untuk mencapai kesepakatan final.
Analis senior Price Futures Group Phil Flynn mengatakan, pasar mulai berharap distribusi minyak melalui Selat Hormuz dapat kembali normal. “Meski belum selesai, pasar mulai melihat harapan bahwa minyak akan kembali mengalir melalui Selat Hormuz,” ujar Flynn.
Namun, pendiri Commodity Context Rory Johnston mengingatkan pasar agar tetap berhati-hati. Menurut dia, proses negosiasi beberapa kali mendekati kesepakatan tetapi kembali gagal akibat perbedaan detail.
“Selama beberapa bulan terakhir, negosiasi berkali-kali mendekati titik temu lalu runtuh lagi, dan Selat Hormuz masih tetap tertutup,” kata Johnston.
Negosiasi Damai Berlanjut